Master Mind Klub


FC Barcelona pada minggu malam membalikkan ketertinggalan dari 2-0 menjadi 2-5. Tiga di antaranya dicetak oleh Pedro Rodrigues. Pedro mencetak hattrick (trigol dalam satu pertandingan). Dua lagi oleh Cesc Fabregas. Messi dan Neymar tidak terlihat di lapangan. Dan Barcelona ternyata memang bisa menang tanpa dua maestronya tersebut. Tidak hanya sekedar menang, pelatih anyar Gerardo Martino membawa Barcelona bermain dengan cara yang berbeda dibanding 5 tahun terakhir.

Khawatir dijebak oleh tim lawan karena pola tiki-taka yang monoton beberapa tahun ke belakang, Barcelona mencoba inovasi baru. Kreasi-kreasi baru dikembangkan demi menghindari keajegan. Di musim ini, gol dari luar kotak penalti beberapa kali menjadi andalan Barcelona. Operan-operan jarak jauh lebih sering dilakukan. Tim terlihat lebih fleksibel dengan beberapa pola permainan berbeda antar pertandingan.

Masih di musim yang sama, Real Madrid kini mengandalkan duo pemain depan yang serba bisa. Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale. Bertipe pelari, tapi jitu menembak dari luar kotak 16 besar. Bisa menusuk ke dalam kotak pertahanan lawan, tapi juga jago memberi umpan silang. Kreator gol dari sepakan bebas, pun ahli mencetak gol dari open play. Real Madrid dan Barcelona seakan begitu mudah beradaptasi dengan taktik dan skema baru yang mereka ciptakan di atas kertas dan mereka implementasikan di lapangan.

Yang menentukan berapa skor akhir pertandingan sepakbola memang para pemain di lapangan. Mereka ibarat biduk catur di papan hitam-putih. Penentu di lapangan, tapi tetap ada master mind di balik layar. Yaitu para pemikir skema dan taktik yang sebenarnya lebih berkuasa ketimbang pemain. Orang-orang ini punya sejarah kuat dan pengalaman mumpuni akan taktik dan skema permainan yang memberikan hasil bagus dalam semusim kompetisi.

Klub-klub besar eksis karena mereka berhasil menahan orang-orang seperti ini untuk tetap bersama mereka. Keberadaan mereka biasanya tidak lebih terkenal daripada para pemain. Mereka adalah master mind klub. Tidak perlu dikenal, karena memang bukan itu yang dibutuhkan klub dari mereka. Yang diperlukan dari mereka adalah strategi dan taktik permainan yang tetap relevan dari kompetisi ke kompetisi. Relevan karena terinternalisasi melalui latihan-latihan di klub, tetapi belum bisa diatasi oleh klub lawan. Itu sebabnya strategi dan taktik terus berevolusi. Dan evolusi tersebut biasanya selalu dipimpin oleh klub-klub besar seperti Real Madrid dan Barcelona.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s