Gadget


 wah, dia pake dua hape. saya siy engga bisa punya dua hape.  pasti ada yang tersingkirkan salah satunya😀

hari gini gadget cuma hape? so last year rasanya. seakan orang tersebut jadul banget. buat beberapa kalangan, terutama yang di sekitar saya, gadget itu jadi harga diri mereka. seberapa “keren” mereka di mata orang lain, itu ya tergantung gadget apa yang mereka punya. saya siy bergantung sama kecocokan saya saja. pernah punya dua hape, tapi ya koq kasihan sama hape yang satu lagi. ga terlalu terpakai soalnya. sementara kan minta pulsa terus, minimal biar nomernya aktif. padahal itu bukan official number yang diketahui banyak orang en memang dipakai untuk pekerjaan profesional.

adek saya waktu mau masuk SMA 1 di balikpapan, yang dia perhatikan terlebih dulu adalah jenis hape yang dimiliki oleh rekan siswanya. terutama yang seangkatan ketika masuk sekolah. jadi, simpulan dia, siswa SMA 1 Balikpapan bukan dari segala kalangan lagi. yang jelas, hapenya sudah tergolong mahal dengan beberapa fitur yang lumayan lengkap. saat itu, tahun 2005, memang sudah masuk eranya hape berkamera dengan ukuran pixel  yang relatif besar.

omong-omong soal hape berkamera, ini jadi guyonan tersendiri memang. begitu besarnya ukuran pixel yang bisa diakomodir, sehingga orang-orang lebih mengenalnya sebagai kamera berhape. iya dong, kualitas gambarnya sudah begitu tajam, lebih banyak dipakai untuk mengambil foto sendiri, kegiatan pribadi sampai untuk narsisme pribadi (ehm!). lebih hebat sebagai kamera ketimbang hape. ini waktu Nokia masih exist, bahkan tumbuh berkembang dengan pesat. ini juga di saat produsen kamera film, yaitu Kodak masih berpikir masih mau lanjut hidup atau tidak.

belakangan, hardware bukan yang jadi killer app. tapi justru software-nya. blackberry jadi laris manis, karena orang-orang suka chatting. mulai urusan yang penting seperti urusan menteri Dahlan Iskan bersama direktur-direktur BUMN, sampai yang ngobrol sampah tidak ada manfaatnya. blackberry bahkan akan stagnan beberapa waktu lagi, karena Research In Motion di Amrik sono  mulai ketar-ketir kehilangan pangsa pasarnya. mereka lupa mereka punya Indonesia. pengguna terbanyak dengan 5 juta pengguna.

yang tumbuh sekarang adalah Galaxy. hape dari Samsung, tapi Operating System (OS)  milik Google. habisnya, blackberry cuma mengembangkan blackberry messenger, killer app mereka yang sudah jadul.  belakangan orang-orang beralih ke instagram. sayangnya, instagram cuma ada di Android dan iOS. para pengguna ini tiba-tiba jadi fotografer handal. asal jepretan aslinya engga jelek, tinggal dimodif pakai fitur yang ada di Instagram. habis itu di-twit deh.😀

aplikasi-aplikasi instant macam instagram memang jauh lebih memudahkan. ingat, dulu kalau mau punya foto mesti foto di lokasi yang bagus, minimal studio deh. terus dicetak mesti di studio foto. karena mereka yang punya teknologi pencetaknya, kamar gelap dan lainnya. sekarang, mau cetak tinggal di tempat ngeprint biasa yang menjamur di sekitar kampus. mereka punya kertas fotonya koq. toh, materi foto yang dicetak sudah dalam bentuk digital kan. tinggal colok flashdisk. kini, udah bisa gaya kalo udah pake instagram. tinggal jepret terus edit sedikit. lalu, bisa dirilis di twitter, facebook, blog, dan sebagainya😀

soal komputer tablet, saya kadang-kadang merasa kasihan sama yang punya. cuma dipake buat gaya, tanpa ada manfaat produktifnya itu gadget. yang penting, tabletnya dibawa en (pura-pura) dipake pas nongkrong di mall. terutama waktu nangkring di Starbucks, J.Co atau kafe kopi sejenisnya. ga bisa ketahuan memang mereka bener produktif apa engga. tapi ya gitu deh. secara umum, fungsi tabletnya sebenarnya masih bisa digantikan sama jenis komputer lain yang lebih ajeg/tetap/fixed. klo sudah begini,  pasnya “Stylus Prima”  atau “Style first” alias “yang penting gaya”😀

itu ceritaku tentang gadget, apa ceritamu?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s