krriiinnnggg!!!


jarak semakin lama akan terasa semakin pendek. Berurusan dengan orang lain tidak harus ketemu. Komunikasi tidak harus tatap muka. Telepon memudahkan itu semua terjadi. Many thanks to alexander graham bell.

Di sekolah dulu, ada percobaan kelas IPA. Dua kaleng yg terhubung benang diregangkan d antara keduanya. Siswa dminta mencoba berbicara dan mendengar melalui kaleng tersebut. Berhasil! Dua orang bisa berbicara dalam jarak jauh. Ini prinsipnya telepon rumah, yang kini nyaris tergantikan.

Karena, hampir tiap individu punya telepon selular (ponsel alias handphone) sekarang. Bahkan kini sudah ada anak SD yg membawa hape k sekolah. Padahal jumlah pengguna nomer ponsel pernah terancam tidak akan pernah lebih dari 100juta nomer, di indonesia. Many thanks to mr.hasnul suhaimi.

Beliau kini masih sebagai CEO XL Axiata. Pak rhenald kasali menjulukinya sebagai crackers. Majalah intisari mengelompokkannya sebagai agen perubahan, yang berhasil membuat terobosan fenomenal: menjadikan tarif telekomunikasi d indonesia menjadi salah satu yg termurah d dunia. Padahal, pada 2007 tarif telekomunikasi indonesia tersebut trmasuk yg termahal d dunia.

Sekian persen dari handphone user, masih lebih suka ber-kring-kring-ria ketimbang menggunakan pesan singkat. Lebih cepat dan lebih pasti sampai informasinya, katanya. Sms belum tentu terbaca. Apalagi klo butuh dbaca sesegera mungkin. Perilaku lain, ada yg chatting (ngobrol) via sms. Padal kepanjangannya saja short message service.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s