jaga toko


namanya bisnis ritel itu gampang-gampang susah. teknisnya siy, jaga toko saja. kan biasanya toko itu letaknya di pasar. jadi ga repot-repot mengusahakan calon pembeli datang. calon pembeli sudah ada, koq. tinggal membuat mereka mampir saja. barang yang didagangkan sudah tersedia.

jaga toko juga berarti mesti pintar mengelola inventory. artinya, barang yg sudah masuk sejak lama sebaiknya sesegera mungkin terjual. ini juga ada hubungannya dengan barang utang yang dalam beberapa pekan harus dibayarkan kepada distributor.

toko itu yang penting buka dan ada penjaga (baca: penjual)-nya. pembeli malas mampir ke toko yang pemiliknya sedang tidur. lebih baik ke toko sebelahnya. yang penjualnya sedang melek, dan bersedia memberi layanan tambahan: obrol-obrol plus diskon. layanan ini yang membedakan antar toko, dan bisa ajdi alasan kenapa pengunjung banyak, lho 🙂

tingkat omzet di toko, biasanya tergantung musim. ada kalanya ramai, ada kalanya tidak. kalau toko berhasil mengikuti tren apa yang sedang menjadi buruan masyarakat, nah itu toko akan selalu ramai. karena pada dasarnya, bisnis toko bukan jenis bisnis yang bisa mengendalikan demand masyarakat.

sementara sekian dulu, mau ngabuburit, soale 🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s