mengapa harus di-retweet


satu yang bisa jadi ukuran dalam menggunakan media sosial online, adalah seberapa luas konten yang anda sajikan, disebarkan oleh orang-orang lain dalam jejaring sosial anda. baik itu facebook, twitter, dan lain sebagainya. ini relevan untuk dipertimbangkan, dan kami uraikan sebagai berikut.

mengapa? sekali lagi saya tegaskan pertanyaan ini. mengapa? karena yang terjadi dalam jejaring sosial adalah, orang cenderung lebih percaya dengan apa yang dikatakan oleh kerabat maupun keluarganya. atau, dengan istilah lain, oleh follower atau fans mereka di social media. jadi, dalam posisi anda sebagai brand/company/personal, mendapat kepercayaan dari target market secara langsung adalah sesuatu yang tidak mudah dilakukan. kecuali, anda bisa memperolehnya melalui rekomendasi dari orang lain dalam jejaring anda.

tidak hanya rekomendasi, tapi bagaimana konten anda juga dirasa relevan dengan kebutuhan follower/fan anda, sehingga mereka akan meneruskannya. baik berupa re-tweet di twitter maupun klik ‘share’ di facebook. atau, paling tidak, conversation yang anda lakukan, terlihat oleh follower/fans mereka.

jadi, yang diukur secara langsung sebaiknya adalah bukan berapa follower atau fan saja, melainkan seberapa tinggi tingkat persebaran konten tersebut melalui tweet/share kepada follower/friend dari follower/fans anda. maka, yang terjadi kemudian, adalah jumlah persebaran konten akan semakin luas, atau penetrasi percakapan akan semakin intens. dari sini, baru kita bicara tentang konversi dari mereka yang terpapar oleh konten anda.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s