blog, rumah di dunia maya


punya blog, kalau sekedar punya ya engga apa-apa. tapi alangkah baiknya kalau punya tujuannya. dari tujuan, bisa diturunkan lagi, kira-kira bakal rajin diisi dengan konten apa. karena dari blog itulah, personal branding 2.0 kita akan lahir..

sebelum era social media, termasuk blog, orang-orang cuma bisa dikenal dengan cara offline, di dunia offline pula. mereka yg dikenal adalah pejabat, artis atau orang-orang yg punya pengaruh. termasuk mereka yang punya kemampuan profesional luar biasa, di bidangnya. kini, orang-orang bisa menciptakan pengaruhnya sendiri-sendiri, di lingkungannya sendiri-sendiri. salah satunya dengan blog.

banyak yang tadinya hanya sekedar punya blog saja. biar punya “rumah” di dunia maya, katanya. asal ada. asal update. apapun kontennya. biasanya tentang aktivitas diri sendiri. polanya, biasanya ada yang rutin mengapdet itu blog dia, ada juga yang engga rutin. klo rutin, kan enak. ada cerita-cerita yg selalu disampaikan kepada pelanggan yang rajin membaca itu blog.

yang seru, klo konten yg diapdet itu spesial utk topik-topik tertentu, atau bidang-bidang khusus. ini bisa jadi cara kita belajar juga. atau bisa jadi cara dapat informasi terbaru yg apdet, tapi lengkap. mereka yg menulis tentang bidang mereka, inilah yg boleh kita juluki “professional blogger”. hebatnya blog, meskipun server ada di pihak lain, pengelolaan resmi oleh kita. jadi artikel lawas bisa saja tetap kita pertahankan. beda dengan social media yg rajin dimainkan di Indonesia : facebook dan twitter.

sekarang, beberapa blogger udah terlanjur punya blog. tapi kawan-kawannya ternyata kurang banyak di dunia blogging. makanya mereka ikut main di facebook en twitter. beberapa malah membuat blognya terbengkalai. keasyikan berbalas-ria di facebook en twitter. tapi ternyata, semuanya bisa saling melengkapi lho. di Indonesia, facebook adalah social media yg paling banyak digunakan. maka blogger harus ikut terjun di sini. lalu, twitter punya kecepatan update yang luar biasa cepat, kalau mau sebar berita, atau dapat berita, milikilah twitter. trus, keunggulan blog dmana? konten yang tetap bisa dijaga dan dalam versi lengkap. twitter terbatas di 140 karakter, konten kita di facebook bisa dihapus oleh Mark Zuckerberg, dkk.

jadi, kalau dipikir-pikir berulang kali, ga ada gunanya membiarkan blog terbengkalai, dan blog tetap masih punya keunggulan yang bisa menutupi kelemahan facebook dan twitter🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s