Literasi Blogging


literasi adalah kemampuan mengolah informasi yang didapat, jauh di atas kemampuan mengurai dan memahami bacaan sekolah. melalui pemahaman ini, literasi tidak hanya membaca dan menulis, tetapi juga mencakup bidang lain, seperti matematika, sains, sosial, lingkungan, keuangan, bahkan moral (moral literacy).

Kutipan di atas saya dapatkan dari seorang rekan. benar juga, informasi yg ada, sesungguhnya bisa berarti banyak, bila kita mampu mengkaitkan (termasuk mengasosiasikan) dengan informasi-informasi lain yg sudah kita dapatkan sebelumnya. Dan itu yg kita alami setiap hari kan? menyerap informasi dari sekitar, dari tulisan, obrolan dengan rekan/keluarga, suara/rekaman yg kita dengar, termasuk video atau program televisi yg kita tonton.

Dan bagaimana respon kita, itu tergantung bagaimana kita mengolah informasi tersebut. termasuk menganalisisnya: bagaimana tingkat kebenarannya, bagaimana asal-usulnya, bagaimana sebab-akibatnya, mengapa terjadi, dan lain sebagainya. Sering kali, kedangkalan kita merespon sesuatu gosip/informasi/isu yg datang, juga disebabkan rendahnya tingkat pengolahan informasi kita. inilah yg disebut bijaksana, yaitu punya banyak pengetahuan, tapi juga punya kedalaman berpikir, hingga mampu merespon dengan baik (responsif) tapi tidak reaksi yg tiba-tiba dan asal-asalan (reaktif).

sebagai bentuk perayaan literasi, usaha untuk berbagi pengetahuan, membangun budaya diskusi sehat, membentuk masyarakat berpengetahuan, serta tentunya mereduksi budaya arogansi epistemik yang menghambat kerjasama sinergis antar disiplin ilmu.

Menulis dan berdiskusi di laman blog ini adalah sebuah perayaan literasi itu sendiri. Persoalan yg memberi komentar belum banyak mungkin persoalan bagaimana strategi meramaikan blog ini. Dari konsepnya yg “potret perjalanan” trnyata memang belum bisa fokus untuk rutin menulis dan berdiskusi pada tema-tema tertentu saja. Tapi tidak masalah. Dalam membangun literasi, justru yg tidak boleh dilupakan itu adalah proses literasinya itu sendiri.

Proses literasi dalam blogging adalah menemukan ide, mengkaitkan ide tersebut dengan ide lain yg pernah diperoleh, melakukan analisis yg lebih dalam, hingga kreatif dalam menemukan bagaimana ide tersebut akan dituliskan. Bisa jadi, beberapa pendapat orang ada benarnya bahwa nge-blog itu sulit. Bagaimana tidak? perjalanan ide dari hulu, untuk kemudian bertransformasi dalam bentuk tulisan, hingga konsisten melakukan proses ide+pengolahan –> tulisan , dari artikel demi artikel adalah proses yg sesungguhnya berat.

Dalam pengalaman saya menulis, dan sebagaimana saya konfirmasi juga dari para penulis yang lain, saya menemukan bahwa proses menulis adalah proses sepanjang hayat. Tidak ada itu yang namanya kurikulum pelajaran menulis. Sepanjang kita masih menulis, kemampuan menulis kita justru semakin bertingkat. Dan sebagaimana kemampuan yang meningkat, kita akan tertantang untuk menulis yang lebih berat lagi. Mulai dari ide yang lebih variatif, riset pendahuluan yang harus lebih mendalam, volume tulisan yang lebih besar, dan lain sebagainya.

Masih ingat diagram anak tangga, from noise to wisdom? noise-data-information-knowledge-understanding-wisdom. Saya turut menjiwai bahwa proses menulis adalah proses menjadi lebih bijaksana. Bagaimana tidak, dari berbagai kebisingan (noise) yang ada di sekitar kita, semuanya kita olah hingga memperoleh data. Dari data-data (data) yang sudah terhimpun, kita telaah lagi dan analisis kembali informasi-informasi (information) apa saja yang bisa kita kumpulkan.

Lewat berbagai informasi ini, kita kemudian punya yang namanya pengetahuan (knowledge). Lebih lanjut, akumulasi pengetahuan mengantarkan kita pada pemahaman (understanding). Semakin banyak pemahaman kita, dengan sendirinya kita mendapat kebijaksanaan (wisdom). Literasi blogging secara konsisten yang saya lakukan adalah dalam rangka menjadi pribadi yang lebih baik lagi, yaitu pribadi yang bijaksana (wise).

blogging adalah satu contoh proses literasi. demikian🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s