travel bandung-jakarta


waktu itu libur lebaran 2005. saya pertama kali naik travel shuttle bus ke jakarta, ke bandara. maklum, pulang kampung pertama kali dari kota yang belum genap satu semester saya singgahi untuk kuliah. jadi, itu pertama kali juga saya menggunakan tol cipularang (cikampek-purwakarta-padalarang) untuk sampai di bandara ibukota, dari kota bandung. lama perjalanan sekitar 2,5-3 jam. itu kalo tidak macet ya. en berangkat dari tempat tinggal saya ke pool bus tersebut di bandung, kira-kira 30 menit. jadi jarak tempuhnya memang masih ribet dibanding sekarang.

jalan tol yang sama juga menyebabkan pupusnya ambisi kereta parahyangan untuk tetap eksis di dunia perkereta-apian. sebabnya sederhana, penumpangnya semakin banyak berkurang. wajar, untuk naik kereta mesti naik dari stasiun dan turun di stasiun juga. berbeda dengan kompetitor terbaru mereka: travel shuttle bus, yang berangkat dari satu titik (point) ke titik (point) yang lain. makanya, travel ini disebut travel point to point.

ada banyak tempat tujuan yang disediakan oleh pengelola travel. dan banyak pula tempat tujuannya. praktis, kereta menjadi teralihkan. dari dua nama : argo gede (kelas eksekutif) dan parahyangan (kelas bisnis dan eksekutif), sejak april 2010 keduanya dimerger menjadi satu nama saja : argo parahyangan, yang masih memuat kelas bisnis dan eksekutif.

kemudian, baru sejak 2009 saya mulai biasa menggunakan kereta dan kompetitornya itu: shuttle bus point to point. relatif lebih eksklusif, dan tanpa gangguan serta rasa tidak enak. beberapa kali menggunakan kereta api, justru terusir oleh penumpang yang ternyata punya karcis dengan nomor kursi dan nomor gerbong yang sama persis dengan saya. bahkan, sempat terjadi dua kali dalam sekali perjalanan. artinya, saya sampai pindah hingga tiga kali. lucunya, reaksi para  petugas di kereta biasa saja. tidak heran, penumpang juga berpindah ke shuttle bus.

itu cerita tentang saya ber-travel-ria. beda dengan warga yang hilir mudik jakarta bandung. hilir mudik jadi mudah, karena tol cipularang memudahkan. baik hilir-mudik dengan mobil sendiri, atau naik travel. bahkan ada yang hingga 2 kali sepekan bolak-balik. kalau sopir travel kan berkali-kali dalam sehari yah😀

market leader dalam jasa travel shuttle bus jakarta bandung ini adalah travel cipaganti, saya kira. armadanya paling banyak, harga paling kompetitif, jalurnya paling banyak juga, hingga selalu nyaris penuh dalam tiap perjalanannya. travel day trans bahkan mengintegrasikan bisnisnya dengan penerbangan air asia. jadi, pembelian tiket air asia bisa sekalian dengan travel day trans. karena ketatnya persaingan, sejak sekarang para pemain berusaha memposisikan bisnisnya secara berbeda dibanding kompetitor.

keberadaan tol cipularang juga menguntungkan untuk keberadaan hotel-hotel dan guest house di kota bandung. industri hospitality ini terus meningkat. bahkan supply-nya nyaris tidak cukup di setiap akhir pekan, meski di weekdays sulit untuk penuh. beberapa hotel bahkan tidak bersedia menerima booking lagi, mengingat hampir selalu ada tamu yang bersedia datang langsung dan pesan kamar. ini lebih menguntungkan bagi hotel untuk menerima tamu yang sudah di depan hotel daripada menunggu yang booking datang.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s