manfaatkan waktu dengan maksimal


seperti saya janjikan sebelumnya, bagaimana memaksimalkan pemanfaatan waktu juga dapat mempertajam kualitas anda sebagai public speaker.

dalam suatu training yang diisi oleh tiga orang trainer, trainer terakhir bertanya, sesaat setelah dia baru saja naik panggung, “mas , berapa waktu yang saya miliki?”

jawaban dari pertanyaan tersebut, adalah penting untuk diketahui para public speaker. yang penting jawabannya, bukan pertanyaannya. jadi, sejak awal sebaiknya public speaker sudah tahu dia akan diminta berbicara untuk berapa lama. bila dia diminta mendadak, dan kemudian tidak tahu apa yang harus diucapkan? ya bertanyalah, seperti trainer di atas.

nah, kenapa tahu berapa  lama waktu yang disediakan menjadi penting? karena apa yang ingin kita sampaikan, akan ditentukan dari sana. sejak awal, tentu kita sudah tahu pesan apa yang ingin kita sampaikan. apa saja inti pesannya. dan bagaimana menyampaikan semua pesan tersebut dalam waktu yang tersedia? nah, pengelolaan waktu yang tepat inilah kunci suksesnya.

ada kalanya, waktu yang tersedia begitu pas. tidak kurang, tidak lebih. tapi selalu ada kemungkinan bahwa waktu yang disediakan, begitu sempit karena acara terlambat dimulai tapi harus selesai pada waktu yang telah dijadwalkan, misalnya. atau, waktu tersisa banyak, disebabkan salah satu pembicara ternyata berhalangan hadir, sehingga slot waktu yang dimiliki panitia menjadi berlebihan. dan pembicara yang lain, justru mendapat kelebihan jatah waktu.

ketika anda sebagai public speaker mengetahui, bahwa waktu yang tersedia cukup sedikit, maka sesuaikanlah inti pesan dan bagaimana anda menyampaikan pesan tersebut. makanya, seperti saya uraikan dalam awal tulisan ini, trainer tersebut bertanya, berapa lamakah waktu yang tersedia untuk dia?🙂

di mana-mana, yang namanya public speaking kuncinya adalah latihan. maka, perbanyaklah latihan. termasuk metode yang paling penting adalah, ukur jumlah waktu yang kira-kira anda akan gunakan. kemudian bandingkan dengan waktu yang disediakan. sebaiknya waktu yang ada masih berlebih, karena tentu anda perlu mendapat feedback/komentar/saran/pertanyaan dari para audiens yang menghadiri presentasi anda.

semangat. ini jadi ukuran penting, apakah yang anda sajikan itu menggunakan waktu dengan baik atau tidak. ketika public speaker bersemangat, bagi audiens waktu tidak akan terasa. bahkan berjalan begitu lambat. sebaliknya, bagi mereka yang tidak bersemangat, atau tidak menaruh passion (hasrat) dalam public speaking tersebut, maka audiens akan merasa waktu yang mereka sediakan begitu lambat dan berjalan sia-sia. hadirkan hasrat anda ke ruang dan panggung public speaking, maka waktu akan berjalan efektif.

motivator seperti pak Mario Teguh memanfaatkan waktunya dengan baik. dia sudah mengukur sejauh apa dan selama apa dia akan berbicara. mulai dari menit pertama, dan berhenti di menit terakhir yang disediakan. persis di menit tersebut. beliau mungkin contoh yang terlalu sempurna untuk kita, tetapi ini adalah sesuatu yang bisa kita tiru. tapi bagaimana efektifitas kita dalam memanfaatkan waktu, sedikit banyak bisa dilihat  dari pada saat kapan kita berhenti berbicara, dari waktu yang disediakan.

silakan dapatkan: buku panduan singkat tentang bagaimana berbicara di depan publik yang baik dan benar. silakan klik link ini.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s