G.A.L.A.U


belakangan, saya jadi sering dengar kata yang menjadi judul postingan ini. dulu-dulu ga pernah. setidaknya sampai tahun 2010. baru di tahun ini, saya banyak dengar soal “galau”.

mahasiswa, galau soal tugas akhir. atau mereka yang udah lulus tapi belum dapet kerja, juga galau. kenapa harus galau ya? soalnya, yang udah kerja juga suka galau. galau karena kerjanya jauh dari keluarga. galau karena gaji ga naik-naik, galau  karena kerja tapi koq kayak diperas gitu ya? ya gitulah. galau yang satu diikuti sama galau-galau yang lain😀

sebenarnya, galau itu bukan sesuatu yang buruk. malah, perasaan galau pasti ada. cuma beda frekuensi galaunya terlihat dari orangnya melankolis ato engga, atau dari ekstrovert ma introvert-nya dia. orang yang melakolis, tentu lebih sering galau. dan orang ekstrovert lebih sering galau daripada orang introvert. yang terakhir ini, bukannya jarang nge-galau, tapi galaunya suka disimpan sendiri atau diceritain ke orang terdekatnya. kalo Raditya Dika bilang, galau itu bagian dari proses pendewasaan😀

nah, jadi menarik klo konteksnya di era internet dan era social media ini. “proses pendewasaan” terlihat dimana-mana.  hehe😀 orang-orang galau tampak terlihat di linimasa (baca: timeline) manapun. ga di twitter, ga di facebook. di linkedin aja orang jarang menggalau. biasanya diskusi. maklum, para profesional sok tampil cerdas, biar dilirik ma perusahaan lain. hehe😀 kayaknya, dia menggalau di social media yang lain deh. haha😀

di satu sisi ekstrim, teman saya ada yang bilang, “galau is for the loser” haha😀 ini konteksnya orang pacaran ya. jadi, klo pacaran trus putus, nah biasanya itu saat-saat orang juga mulai galau. biasa, ada yang kelihatan galau ada yang engga. padahal, putus kan risiko orang pacaran ya? kalo ga mau putus mah, ya langsung nikah aja. betul, gak?😀

anyway, saya setuju sama perkataan Raditya Dika. galau itu termasuk proses pendewasaan. orang yang udah galau, biasanya akan lebih dewasa dalam memandang dan menyikapi suatu masalah. meskipun, kalau sudah dewasa, belum tentu tidak galau sama sekali.

2 thoughts on “G.A.L.A.U

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s