Orang Diam


suatu waktu yang lalu, teman saya pernah bercerita bahwa, dia lebih kesulitan menangani orang yang pendiam dibanding dengan orang yang cerewet

ya benar juga siy, masuk akal. entah dari tutur kata atau dari tingkah lakunya, orang pendiam itu sebenarnya lebih “diam” daripada orang yang “cerewet”🙂

orang pendiam itu tidak bisa ditebak maunya apa. karena dia sendiri, tidak mengatakannya. dia pun, tidak terlihat dari tingkah lakunya. kan kalo orang ada kegiatan, kan bisa ditebak ya, dia maunya apa. cita-citanya apa. day-to-day yang dia kerjakan, tujuan besarnya apa, dan seterusnya🙂

di sisi lain, orang pendiam akan mengakibatkan orang lain juga pendiam, lho. dia akan membuat lingkungannya menjadi pendiam juga. ya pendiam dari kegiatan, alias “statis” ataupun pendiam dari suara, alias “hening”🙂

tapi kadang-kadang tiap orang memang butuh komplemen, alias pasangannya siy. orang pendiam banyak cocoknya sama orang ramai. karena si ramai butuh telinga yang mau mendengar pemikiran atau curhatan dia. dan bisa jadi, si pendiam butuh orang ramai, karena dia sendiri nyaris tak bersuara (bukan tak bisa bersuara lho ya)🙂

tapi itu baru satu konteks “komplemen” yah. masalahnya, memang ada orang pendiam yang bener-bener ga peduli sekitarnya pendiam atau ramai. dia akan diam, dan terus diam. dia akan mengajak lingkungannya untuk diam juga🙂

betul tidak? atau punya pendapat lain?

One thought on “Orang Diam

  1. hmm…
    sebagai orang (yang pernah) pendiam,
    orang pendiam itu tidak selamanya pendiam. dia biasanya punya lingkungan di mana dia tidak pendiam. misal di rumah, atau di tempat lain yang membuatnya lebih leluasa untuk berekspresi.
    kalau dikatakan orang pendiam itu komplemen dengan orang yang rame, dalam satu hal ya. dalam case yang lain si pendiam kadang tertekan oleh si rame… ya, karena si rame kadang tidak peduli bagaimana perasaan si pendiam. yang dia tau bahwa si pendiam selalu menyediakan telinganya untuk mendengar keramaian si rame (entah menyenangkan atau mengesalkan). dan si pendiam hanya bisa diam.

    ~jika diam itu emas, maka berkata yang baik itu permata~

    (dari orang yang hampir keluar dari zona diam ^^)

    Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s