tumbuh ke atas, bukan ke samping


masih tentang jakarta. semua orang sudah tahu. jakarta itu penuh sesak. terutama sama orang yang mencari makan. padahal kebutuhan tidak cuma makan saja. ada kebutuhan tinggal. rekreasi. olahraga. dan segala macamnya. termasuk transportasi.

kalau untuk daerah kota atau kabupaten yang (masih) memiliki lahan luas, tumbuh itu ke samping. ya perumahan dibuat aja melebar. masih ada tetangga. mau pulang ke rumah sendiri, melewati tetangga. hidup juga berdampingan. tidak sendiri-sendiri. punya masakan kue? ya sebaiknya dibagi dengan tetangga yang mencium aromanya šŸ™‚

parkir kendaraan? di setiap rumah biasanya ada. meski sekarang trennya adalah lahan parkir untuk dua mobil, tapi ada juga yang garasinya cuma satu. yang satu lagi lebih ke tempat menaruh mobil sementara. masih masuk pagar, tapi di depan garasi šŸ™‚

mau olahraga, boleh silakan. ada lapangan di sebelah rumah. anak-anak boleh bermain bola. kalau ada lapangan ukuran sepakbola milik pemda, boleh dipakai berolahraga sama masyarakat. lari keliling atau jalan santai juga boleh. 5 keliling sama sudah hampir 2 kilometer šŸ™‚

mau makan di luar rumah? sekitar rumah masih ada warung. agak jauh dikit, ada restoran di kawasan yang lebih enak šŸ™‚ pokoknya gampang lah semua, tinggal keluar rumah. terus ke samping aja deh šŸ™‚

nah beda kalo di jakarta. bedanya ga dikit. agak banyak.

sebagian besar fungsi sudah ada di dalam satu gedung. parkir? ada di basement. itu hampir di tiap gedung. mau gedung perkantoran, mall atau apartemen, hampir semua berlahan parkir di basement.

mau makan? biasanya ada lantai tertentu yang sengaja disewakan ke pihak lain, supaya menjadi restoran. jadi buat yang pengen makan, ya boleh lah ke sana. biasanya satu lantai ada beberapa macam. padahal tiap restoran udah punya makanan bermacam-macam.

di antara restoran-restoran itu, hampir selalu ada minimarket kecil. jualan rokok, snack, air mineral, susu, kopi, teh botol, dan lain sebagainya juga ada. roti-rotian juga ada. apapun pokoknya deh. ada di minimarket itu. mau yang diluar? boleh, tapi jalan agak jauh. atau bawa kendaraan aja sekalian keluar gedung šŸ˜€

di lantai yang lain, masih di gedung yang sama, ada lantai yang isinya fasilitas olahraga semua. ada kolam (biasanya di atap). fitness juga ada alat-alatnya. semuanya disatukan di satu lantai. mau lari? boleh. biasanya ada tread-mill. tapi ga ada lapangan yang seukuran lapangan sepakbola. kalau mau, sewa lapangan futsal aja. capeknya sama, yang beda cuma ukuran lapangannya šŸ˜€

yah, namanya juga jakarta. tumbuhnya malah ke atas, bukan ke samping šŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s