menulis paper untuk konferensi


sekarang saya lagi belajar menulis paper. paper untuk konferensi ilmiah. seumur-umur hidup yang sudah lama ini, saya belum pernah menulis paper😀

sekarang saya sedang bergelut dengan tanda tanya yang besar di hadapan saya. saudara-saudara bisa lihat betapa besarnya tanda tanya itu? hehe😀 tentu saja tidak kan? tapi intinya, maksud saya, saya sangat bertanya-tanya tentang bagaimana kita bisa memasukkan pendapat seseorang. termasuk pendapat kita yah.

1. jadi begini, seperti apa siy kriteria orang yang bisa kita cantumkan pendapatnya dari suatu sumber? sebutlah dari suatu buku. apakah seseorang yang baru menulis satu buku saja sudah bisa kita ambil pendapatnya sebagai referensi? padahal pengalamannya belum banyak, tapi bukunya ditulis berdasar ide-ide idealisme milik dia. sederhananya, bolehkah ide seseorang yang belum terbukti kebenarannya dijadikan sebagai referensi? bagaimana bila ide itu adalah ide kita sendiri? apakah tidak boleh dimasukkan ke dalam paper ilmiah?🙂

2. bagaimana dengan seseorang yang berpengalaman, dan berkutat terus-menerus di bidang itu, tapi dia bukanlah dari kalangan akademisi? contohnya, misalkan teknisi mesin. dia sudah 20 tahun menekuni bidang per-mesin-annya tersebut. tapi dia bukan kalangan akademisi juga belum pernah menulis buku. bolehkah pendapatnya dicantumkan? masalahnya, dia sudah 20 tahun menjalani profesi itu lho!

3. bila menulis tentang bisnis, bolehkah pendapat seorang direktur utama kita jadikan sebagai referensi? kalimat beliau tidak pernah dikutip dalam suatu media. kita hadir dalam suatu seminar dimana beliau adalah salah satu pengisinya. bolehkah kita mengutipnya? masalahnya, pendapatnya adalah tentang trend produk apa yang mungkin akan tumbuh di Indonesia 5-10 tahun ke depan dalam industri tersebut. kalimatnya tidak pernah tertulis di media cetak lho, tapi yang mengucapkan adalah seorang yang sangat memahami industri tersebut. bagaimana? bolehkah dikutip?

4. kalau yang jelas-jelas sangat pantas untuk kita kutip pendapatnya adalah seorang yang berpengalaman cukup lama, dan pendapatnya tersebut sudah dipublikasikan (secara ilmiah) atau terpublikasikan (lewat media massa). seorang yang sudah puluhan kali menulis publikasi penelitian dan menjadi seorang profesor, layaklah untuk dijadikan referensi. seorang yang berpengalaman lebih dari 20 tahun dan sudah pernah memimpin perusahaan besar dalam industri tertentu, kemudian pensiun, menjadi konsultan di industri tersebut, kemudian memberikan pendapat tentang suatu hal dalam industri tersebut, sangat layak dijadikan referensi menurut saya.

jadi bagaimana? ada pendapat dari teman-teman blogger? yang dijawab ya nomor 1, 2, 3 saja. yang nomer 4 kan tidak usah🙂 makasih ya

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s