Balikpapan, Kota M.I.C.E.


Kalau anda ingin berangkat ke Kalimantan Timur, entah melalui laut ataupun udara, maka anda harus melalui Kota Balikpapan. Itu kota saya, dulu. Saat tinggal disana, saya belum punya bayangan kota itu seperti apa atau akan seperti apa, nantinya. Karena saya belum punya perbandingan, itu adalah kota tempat tinggal saya yang pertama, sebelum saya pindah ke Pulau Jawa. Kenapa saya sebut saya belum punya bayangan/visi?

Dari media, seringkali kita dapat mengetahui seperti apa suatu kota dari berbagai aspek yang melingkupinya. Siapa dan bagaimana karakter masyarakatnya, budaya apa yang menyertainya, sumber perkonomiannya bagaimana, dan lain sebagainya. Setidaknya, saat saya masih disana, saya belum mampu menilainya. Saya masih pribadi yang menggantungkan hidup pada orang lain : belum beraktivitas bersama orang lain, belum memiliki pendapatan, belum mampu melakukan belanja dan konsumsi.

Dua kali rumah tempat tinggal saya berdekatan dengan pasar. Kebetulan, di antaranya terdapat mall. Satu mall yang pertama kali berdiri, dan biasanya menjadi tempat jalan-jalan saya bersama keluarga. Karena hanya di tiga tempat itu saja yang saya ketahui, dan hanya aktivitas itu-itu saja yang saya lihat dan amati. Praktis saya belum mengenali akan seperti apa kota tersebut, di samping pengetahuan, kemampuan dan mobilisasi saya yang masih rendah, menyebabkan saya belum mampu memberikan penilaian.

Akumulasi pengetahuan saya baru semakin bertambah ketika berada di kota lain di tengah-tengah Jawa Tengah, kemudian bergeser sedikit ke arah barat, di kota ramai yang didatangi pelajar dan mahasiswa untuk belajar. Kini, saya sudah mampu membandingkan ketiganya, dan meraba-raba kota tempat tinggal saya akan seperti apa nantinya.

*************************************************************************************

Saya : Jd apa simpulan akhrmu ttg Samarinda & Balikpapan?

AF : Keknya bpp lebih teratur dari bandung. Lebih sepi. Belum jalan2 di bpp. Baru ke pertamina ama total. Jumat mau tracking ke hutan manaaa gitu. Diajak nyobain es krim bondi ama seafood di sini. Saya cuma numpang lewat doang di samarinda pulang dari Bontang. Di samarinda cuma numpang ke kamar mandi Islamic Centre. Hehe…
Sungai Mahakamnya bagus. Kalo pemkotnya mau bisa jadi objek wisata yg lebih bagus dr Sungai Musi. Sangatta masi blm terlalu berkembang ya. Kalo di bontang ga terlalu kerasa kota bontangnya soalnya pt badak ama pkt kaya punya kota sendiri di dlm bontang. Intinya seneng lah jalan2 jauh. Haghaghag…

Besok ke senipah trus ke balikpapan lagi. Tepar tapi senaaaang… Hehe…

Saya : Senipah kmananya mpeb? K total ya?

AF : Iya, ke site total di senipah.

AF : lapor kak, kesimpulan akhir saya tentang Balikpapan:
buat tempat tinggal enak soalnya masi sepi, tapi kalo buat kerja dan sekolah masih banyak kota2 lain yg lebih nyaman🙂

Saya : Betul betul. Setuju saya. Tp sy jadi brtanya2. Apakah simpulan qta it memang bgian dr tujuan rencna tata kota ya? Mgkn saja kan?🙂

AF : kata staf pemkot waktu rombongan tl mampir ke balai kota sih kurang lebih gitu. orang boleh tujuannya ke kota manapun di kalimantan, tapi masuknya harus dari balikpapan. jadi ntar pasti nginepnya di balikpapan, makan di balikpapan, dst. makanya bikin bandara internasional, pelabuhan internasional, hotel, tempat wisata, dll. balikpapan katanya mau dijadiin kota jasa soalnya ga membuka diri buat pertambangan ga kaya kota2 lain di kalimantan.
jadi sumber penghasilan daerahnya emang dari jual jasa.

*************************************************************************************

Balikpapan yang men-diferensiasi-kan diri dan mem-positioning-kan diri sebagai gerbang menuju Kalimantan. Sejak transportasi menuju berbagai kota di Kalimantan Timur sebaiknya melalui Balikpapan, kota ini bertumbuh pesat sebagai kota jasa. Berbagai event ditumbuhkembangkan untuk menunjang diferensiasi dan positioning Balikpapan sebagai kota jasa, yang belakangan mulai disebut sebagai MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition).

Konsep MICE ini mengundang berbagai promoter atau event organizer untuk mengadakan event di Balikpapan. Di samping itu, dukungan pun terus mengalir deras dari berbagai organisasi pemerintahan di Balikpapan. Mulai dari Kamar Dagang Industri (KADIN),

“Tentu kita berharap, sejumlah peluang besar lewat kegiatan MICE semacam ini, bisa dimanfaatkan para pelaku UMKM dengan hadirnya produk yang berkualitas, dikemas menarik dan bernilai jual kompetitif,” kata Wakil Ketua Kadin Balikpapan, HM Johny NG ST, di suatu kesempatan wawancara bersama wartawan Metro.
“Ini yang menyebabkan, banyak event MICE terutama pameran dan expo yang dihelat sepanjang tahun.”, lanjut Johny.

Ketua DP Prov Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kaltim, M Slamet Brotosiswoyo ST. “Apindo sendiri sejak awal selalu berkomitment untuk membantu perkembangan promosi UMKM lokal itu. “Semua itu dilakukan, agar pelaku UMKM kita bisa terus punya daya saing dengan pelaku UMKM dari luar daerah, termasuk dari mancanegara,” lanjut Slamet setelah DPN Apindo juga menggandeng Bank Mayapada untuk mendukung pembiyaan pelaku UKMK, lewat kredit berbunga rendah yang disalurkan ke UMKM, termasuk di wilayah Kaltim.

(Metro Balikpapan).

2 thoughts on “Balikpapan, Kota M.I.C.E.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s