Changing Culture


PT Telekomunikasi Indonesia (Tbk) adalah holding company dari 9 perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi di Indonesia. Produk-produk PT Telkom : Speedy, Flexi, Telkomsel, Telkomvision, dan lain sebagainya. Tercatat di Bursa Efek Jakarta sejak tahun 1995 dan hingga kini, sekitar 51% sahamnya dimiliki oleh Pemerintah RI. Melalui Undang-Undang Nomor 36 Tahun 1999, Pemerintah RI mencabut dominasi PT Telkom dalam penyelenggaraan sektor telekomunikasi di Indonesia. Sejak saat itu, lingkungan eksternal (external environment) telah banyak berubah bagi PT Telkom.

Menyambut era baru, PT Telkom melakukan transformasi pada lanskap bisnis mereka, menjadi perusahaan dalam industri T.I.M.E. (Telecommunication, Information, Media and Edutainment). Transformasi ini tidak sekedar pada bidang bisnis saja, tetapi juga mencakup Transformasi Infrastruktur, Transformasi Model dan Sistem Operasi, dan Transformasi Human Resources. Perubahan positioning, value, tagline dan corporate identity juga ikut dilakukan. Positioning PT Telkom yang baru tersebut, yaitu Life Confident dengan 5 value yang baru yaitu Expertise, Empowering, Assured, Progressive & Heart. Tagline yang baru yaitu The World is in Your Hand (sebagai pengganti Committed 2U) serta memiliki corporate identity yang baru (logo). Dengan berbagai perubahan culture tersebut, PT Telkom mecoba menerapkan budaya (culture) baru yakni komitmen, spirit, promise, product and service quality serta service culture yang sama sekali baru.

PT Telkom adalah salah satu potret keberhasilan perusahaan dalam melakukan perubahan kultur (culture). Keberhasilan ini patut diapresiasi dan dijadikan pelajaran pada berbagai kesempatan perubahan kultur pada organisasi, termasuk perusahaan. Kita semua tahu, bahwa kultur tidak bisa dihapuskan, tapi dapat berubah. Kultur adalah representasi belief (kepercayaan) yang tampak behavior (sikap) manusia dalam organisasi, baik sebagai individu maupun kelompok. Dan perubahan kultur adalah suatu keniscayaan manakala, perusahaan berada dalam perubahan keadaan lingkungan internal maupun eksternal (internal & external environment). Perubahan ini dilakukan dari dalam, dimulai dari kepemimpinan yang bervisi dari sekelompok pemegang saham ataupun direktur. Berikutnya, kepada para karyawan. Kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai rencana dan aktivitas strategis perusahaan. Seperti visi, misi dan nilai perusahaan. Pun bagaimana perusahaan akan memperlihatkan diri di amta stakeholdernya, atau positioning, juga termasuk dalam perubahan kultur yang dilakukan. Termasuk, ke dalam corporate identity dan tagline yang menyertai perusahaan tersebut.

Mudah-mudahan tulisan ini bermanfaat bagi yang akan melakukan perubahan kultur di dalam organisasinya:-)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s