Serba-Serbi Pembaca Blog


Konsep segmentasi pasar dapat juga diterapkan oleh blogger di dunia blogging, sebenarnya. Karena ada needs and wants dari pembaca blog yang bisa dipenuhi oleh blogger, disinilah kesamaannya dengan konsep pemasaran : needs and wants yang akan dipenuhi. Sehingga, segmentasi pembaca blog, dapat dilakukan oleh para blogger, sama seperti pemasar (marketer) juga melakukan segmentasi terhadap calon konsumen yang (mungkin) needs and wants-nya bisa dipenuhi.

Pertama, dari needs and wants nya dulu. Pembaca blog ada kalanya menyukai topic-topik tertentu untuk dibahas oleh seorang ahli yang berpengalaman di bidangnya. Ibaratnya melakukan pencarian melalui google search engine, pencari informasi tersebut juga memperbesar kemungkinan melalui kategori blog. Siapa tahu, ada informasi terkait di sana. Peluangnya adalah, seseorang yang sekian lama mendalami suatu bidang, dapat menuangkan berbagai ilmunya ke dalam blog. Selain berbagi ilmu, hitung-hitung ini adalah suatu metode meng-eksis-kan diri ๐Ÿ™‚ Siapa tahu, suatu waktu ada kesempatan mengisi seminar sesuai dengan bidang yang kita kuasai ๐Ÿ™‚

Kebiasaan lain dari para blogger : mencantumkan link kawan blog mereka, ke dalam laman blog sendiri. Peluangnya, semakin menarik blog anda (tentu dengan berbagai arti โ€˜menarikโ€™), maka blog anda akan semakin di-link oleh kawan blogger anda yang lain. Tentu, etikanya adalah bila kita ingin di-link, kita tentu harus me-link-kan blog kawan kita juga!

Ketiga, identitas anda sebagai seorang blogger juga ditentukan oleh gaya menulis andaย  ๐Ÿ™‚ Bukan berarti karena dunia blogging adalah dunia maya sehingga seseorang bebas saja meng-copy-paste karya orang lain dan mengklaimnya sebagai karya mereka sendiri. Tidak, meskipun blogging adalah dunia maya, tapi integritas (konsistensi antara pernyataan dan perbuatan) karakter adalah hal penting untuk jangka panjang. Sesekali copy-paste dari sumber lain dan mencantumkan sumbernya, adalah boleh. Tapi terus-menerus seperti itu akan menunjukkan ke-bunglon-an kita. Maka dari itu, di salah satu ciri khas yang membedakan antar orang, yakni gaya menulis, adalah poin penting untuk terus mendatangkan pembaca ke blog kita ๐Ÿ™‚

Peluangnya ada bagi yang hobi men-share. Iya siy, tidak bisa tidak untuk blogging memang harus hobi untuk men-share. Tidak harus tulisan memang, bisa foto, bisa video dan lain sebagainya. Yang jelas, dari konsistensi seperti ini, akan terlihat karakter kita. Dan itu yang bisa menjadi nilai jual blog kita. Kalau kata strategi bisnis, distinctive competencies dalam blogging adalah gaya tulisan kita sendiri ๐Ÿ™‚

One thought on “Serba-Serbi Pembaca Blog

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s