ITB IMHO


Saya memberi judul pada artikel ini dengan “ITB In My Humbel Opinion” 🙂

Menonton film “3 Idiots” seperti merasakan sendiri bagaimana kampus saya itu kalau dilayarlebarkan. Ada rektor yang galak, kebanyakan orang mementingkan hasil yang baik (lebih bagus lagi kalau sempurna!), kebanyakan orang tampak tidak ingin melihat proses orang lain, dan semua orang merasa pintar! Tidak heran mereka senang meng-goblok-i orang lain 😀

Saya pernah dengar cerita dari seorang teman di Teknik Elektro, seorang profesor katanya memberi nilai A pada mahasiswa yang dikatainya “goblok” 4 kali. Itu yang dapat A, lho! Yang ga dapat A, dikatai “goblok” berapa kali yah? 😀

Para mahasiswa juga memiliki keluarga baru di kampus ini. Tidak bisa dinafikan memang, bahwa mereka adalah orang Indonesia juga yang identik dengan kekeluargaan, makan-makan, dan ngobrol. Organisasi mahasiswa tingkat kampus, diberi nama Keluarga Mahasiswa. Baru di dalamnya ada Kabinet, Kongres (katanya ini singkatan dari kongkow-kongkow ga beres-beres 😀 ), Himpunan-Himpunan (namanya saja sudah ber-himpun! kekeluargaan banget kan? 🙂 ) dan Unit-unit. Pokoknya kekeluargaan banget lah.

Keluarga yang lain, Laboratorium/Studio. Ga ada yang bisa diselesaikan dengan ngemeng di sini mah. Semua mesti dibuktikan dengan data dan fakta. Dan dua hal itu pula yang bisa bikin anda tak bisa tidur. Makanya, biasanya anak-anak suka kelabbing atau ke studio. Kerja. Begadang. Bila perlu sampe nginep. Dan ga akan sendirian di sana. Ada banyak mahasiswa yang juga melakukan hal yang sama. Untungnya kampus memfasilitasi. Lab disediakan. Studio diatur agar dapat digunakan hingga pagi. Semua yang ada di sini, setelah kaderisasi tertentu, sesudah penerimaan awal yang sedikit kaku, akhirnya menjadi keluarga. Kerja bareng? Iya. Ketawa bareng? Iya. Sedih bareng? Iya. Klo malam, udah laper, keluar makannya bareng aja. Sama si anggota keluarga baru. Mau nonton film bioskop? Ya bareng mereka ajah. Toh mereka juga sama seperti kita, sama-sama butuh hiburan. Hihi… Asyik kan punya keluarga di lab/studio?

Pernah mendengar kebiasaan orang-orang Jepang? Mereka, katanya jarang terkenal sebagai individu, tapi lebih sebagai kelompok. Misalnya, si Anu itu dari grup B yang aktivitasnya sehari-hari… (baca: bla bla bla). Atau si A itu sifatnya sama banget dengan anak-anak dari grup E soalnya dia juga anggota di situ, dst. Selain itu, mereka sangat workaholic. Sejak matahari terbit, mereka bekerja sangat keras di work hour. Tapi setelah jam itu, mereka akan berekreasi menghabiskan sekitar 2jam atau lebih. Kemudian, esoknya bangun pagi langsung bekerja keras! Setiap hari, bekerja dan berekreasi. Pol-polan, pokoknya. Istilah sekarang, work hard play hard. Anak-anak di sini juga biasanya begitu. Terutama sama teman-teman satu geng mereka. Setelah bersusah-payah bersama, mereka pergi berekreasi.  Entah makan-makan, karaoke, wisata atau semacamnya. Berkali-kali seperti ini membuat lebih dekat, dan kinerja tim lebih maksimal. Hebatnya, ini ga cuma di dunia akademik. Tapi di organisasi mahasiswa juga sama saja. 🙂

Saya akan menutup artikel ini dengan kalimat yang belum pernah saya dengar sebelumnya. Tapi saya sangat setuju, karena itu saya mengutipnya di akhir paragraf akhir ini. Kebetulan, saya hanya membaca dari blog seorang teman kuliah. Itupun ketika saya sudah lulus dari sana. Silakan diresapi kalimat singkat berikut :

ITB adalah tempat dimana lupa adalah salah, tidur adalah penyesalan, dan ketiduran adalah dosa

3 thoughts on “ITB IMHO

  1. Hahahaha, kak, saya ga di-goblok2-in sih, tapi pernah dibentak oleh Miss Phenomenon, “kamu tu mikir! pake otak!”
    ??????hahaha, perasaan selama ini saya juga mikir pake otak

    Suka

    • keqnya ada cara laen untuk berpikir selaen pake otak ya,fa? hahaha 😀
      pantas beliau (Miss Phenomenon) tampak lebih cerdas, keqnya mikirnya ga cuma pake otak. 🙂

      Suka

  2. Kak, 3 idiots gak cuma mirip kampus kita (kita???) di orang2nya, tapi juga di bangunannya. Coba deh diperhatiin lagi, ada yg mirip ruang kelas di TVST. Logo kampusnya juga. Menara yang di samping perpus juga. 😛
    *sok2an mirip2in*

    Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s