Outfit yang Pas untuk Presentasi


Presentasi adalah soal menghantarkan. Presentasi bermaksud menyampaikan pesan. Presentasi tidak hanya secara lisan dan gambar di layar. Tapi presentasi juga termasuk soal menyatukan materi presentasi dengan sang presenter itu sendiri. Karena itu, outfit sebagai bagian dari presenter, menjadi hal penting dalam presentasi. Dan ini, harus benar-benar sesuai dengan jenis presentasi yang dilakukan. Jenis presentasi, sedikit banyak bisa menggambarkan materi presentasi yang ingin disampaikan. Dari sini, kita menentukan outfit apa yang sebaiknya kita gunakan. (outfit : pakaian)

Presentasi Akademik

Dunia pendidikan kental sekali dengan penelitian dan pemaparan hasil penelitian. Setelah pendidikan Sekolah Menengah, untuk menjadi seorang sarjana, mahasiswa tersebut dituntut untuk mampu merancang, melaksanakan, membahas dan menyampaikan penelitian dan hasilnya kepada para dosen strata 1. Pada strata 2 (S2), tuntutan penelitian juga lebih mendalam, pada bidang tertentu. Strata 3 lebih keren lagi, harus memunculkan sesuatu yang baru J dan tidak lagi didukung oleh pembimbing, melainkan promotor J

Bahasan presentasi akademik bersifat logis, empiris berdasar fakta atau data, dan sistematis, tentu saja. Di sini presenter akan menyampaikan latar belakang dan tujuan penelitiannya, metode penelitian kemudian hasil serta kesimpulannya. Selanjutnya, para penguji akan mempertanyakan segala hal yang terkait penelitian sekaligus teori-teori yang menyertainya. Semua dilakukan dengan logis, empiris, dan sistematis.

Outfit yang tepat : pakaian formal, karena suasana diskusi yang formal, dan dalam kegiatan pendidikan yang bersifat resmi. Minimal, kemeja dan dasi untuk pria, wanita dengan blus. Lebih baik bila memakai jas. Sepatu juga menyesuaikan. Sepatu berhak tinggi menambah percaya diri, tapi harus tetap membuat nyaman. Pria mengenakan pantofel.

Presentasi Bisnis

Bisnis adalah dunia sosio-sains. Ada unsur scientifc, meski sedikit. Banyak hal dalam bisnis bisa dijelaskan secara logis, meski sedikit. Sambil berjalan paralel dengan scientific, bisnis penuh dengan kreatifitas. Sehingga, tampil beda adalah suatu kebutuhan dalam presentasi bisnis. Perbedaan akan membuat produk yang anda perkenalkan akan diingat, perbedaan akan membuat produk anda dibeli oleh banyak orang.

Lihat saja Steve Jobs. Pendiri Apple,Inc. yang setelah kembali ke perusahaan yang didirikannya sendiri, menjadi lebih terkenal sebagai seorang presenter handal produk-produk Apple,Inc. Kecintaannya pada produk inovasinya, membuat dirinya sendiri selaku CEO yang mempresentasikan produk-produk inovatif tersebut. Dan untuk itu, Steve Jobs berani tampil beda, dalam presentasi, di depan audiens.

Dia selalu mengenakan black mock, blue jeans, dan sepatu olahraga. Mungkin terdengar aneh. Mungkin terdengar freak banget. Tapi itulah dia Steve Jobs. Inovator komputer revolusioner, music players dan SmartPhones. Setelah semua produk-produknya mengubah kebiasaan umat manusia, apakah anda akan melarangnya untuk berpresentasi dengan pakaian seperti itu, terus-menerus? Rasanya, anda tidak akan melarangnya J

Mahasiswa dari kampus saya juga biasa melakukan presentasi bisnis ke perusahaan-perusahaan. Ya, bisnis. Mereka mengajak perusahaan untuk berpartisipasi sebagai sponsor dalam program mereka, dan mereka mendapat timbal-balik pendanaan untuk program tersebut. Outfitnya? Relatif standar, meski tidak jelek-jelek sangat. Kemeja, jangan kaos. Celana bahan lebih baik dibanding celana jeans. Bila perlu, membawa laptop untuk langsung presentasi. Cara ini sangat direkomendasikan, sebenarnya. Karena desain slide presentasi dapat ditujukan langsung dan personal untuk perusahaan tersebut, agar bersedia menjadi sponsor.

Presentasi Seminar

Pernah menyaksikan program TV ”Mario Teguh Golden Ways”, kan? Berkali-kali saya amati, atasan pakaian yang beliau seringkali gunakan adalah kemeja, dasi dan jas. Adakalanya juga beliau menggunakan kemeja dan dasi. Bahkan, beberapa kali hanya mengenakan kemeja saja. Untuk bawahan, hampir semuanya dipadankan dengan celana berbahan katun.

Ketiga macam atasan pakaian yang digunakan Pak Mario Teguh adalah pakaian yang seringkali digunakan para pembicara dalam seminar-seminar. Termasuk ketika saya memoderasi seminar yang diisi oleh Wakil Menteri Transportasi dan Rektor Universitas Paramadina. Bapak Wakil Menteri Transportasi menggunakan kemeja dan jas saja, sedangkan Bapak Rektor menggunakan kemeja batik. Nah, ini. Pakaian resmi-tradisional seperti batik juga sangat baik digunakan dalam presentasi. Di satu sisi pakaian ini berpotongan kemeja, di sisi lain membawa atribut budaya daerah dalam kegiatan semacam seminar juga memberi nilai positif.

Penutup

Ada nilai-nilai budaya yang terkandung dalam sikap dan tingkah laku kita kala berinteraksi dengan orang lain. Tidak hanya dalam interaksi face to face dengan seorang lawan bicara, tapi juga ketika kita berhadapan dengan lawan bicara dalam jumlah besar (audiens). Tidak hanya nilai budaya kultural bangsa yang hadir, sesungguhnya. Tapi ada kesan menghormati yang kita jaga dan perlihatkan pada sesama rekan presenter kita. Semuanya penting : eye contact, open posture dan hand gesture. Dan sama pentingnya dengan yang kita bahas kali ini, di atas : oufit yang tepat untuk presentasi.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s