Menjadi Entertainer di Panggung Presentasi


Berkali-kali menghadiri seminar di aula kampus saya, membuat saya bertanya-tanya. Mengapa para pembicara tersebut, terutama yang hanya tampil seorang diri, seringkali membosankan?

Materi yang mereka sampaikan tidaklah membosankan, sesungguhnya. Justru saya datang ke aula karena materi yang akan mereka sampaikan. Pun, siapa mereka (dikaitkan dengan materi yang mereka sampaikan), mereka adalah orang-orang yang memang terkait dengan materi mereka. Entah mereka adalah seorang dosen, peneliti, praktisi bahkan pejabat terkait di topik-topik tersebut. Tapi, yang menarik hanya materinya. Tidak bagaimana mereka menyampaikannya.

Bicara penting tidak penting, yang paling penting adalah materi. Itu memang benar, tidak perlu diperdebatkan. Dan ketika pesan yang ingin kita berikan pada audiens lewat materi itu sudah sampai pada target sasaran, tujuan kita sebagai seorang presenter/pembicara, sudah selesai.

Tapi tidak inginkah kita menjadi seorang entertainer di atas panggung presentasi yang menghibur dan memukau audiens kita? Nah, berikut adalah sedikit tips bagaimana tidak hanya menjadi seorang presenter, tapi juga entertainer di panggung presentasi.

1. Sadarilah bahwa orang-orang datang untuk mendengar anda. Sebelum anda melakukan presentasi di hari-h, cobalah untuk hadir di hari gladi bersih. Sehari atau dua hari sebelumnya. Latihlah diri anda sebagai presenter di sana seorang diri. Agar di hari-h anda merasakan, bahwa audiens datang untuk mendengar anda berbicara 🙂 Hal ini menjadi penting di momen anda berada di depan para hadirin, bahwa anda harus memberikan yang terbaik pada audiens anda.

2. ketika anda berada di atas panggung presentasi, sadarilah bahwa “semua mata tertuju pada saya”. Semua gerak-gerik, ekspresi, intonasi dan kata-kata anda. Karena audiens tidak hanya melihat layar presentasi saja, atau hanya mendengar kata-kata saja, maka gerak-gerik, ekspresi juga menjadi penting. Karena itu, menjadi penting untuk mengintegrasikan sikap tubuh dan ekspresi kita bersama dengan kata-kata yang kita ucapkan dan intonasinya. Poin positifnya, pesan yang anda sampaikan menjadi lebih jelas, anda juga menghibur dan memukau audiens melalui kesatuan gerak tubuh dan kata-kata.

3. sampaikanlah hal-hal menarik yang membuat penampilan anda di atas panggung bisa diingat banyak orang. Sampaikanlah cerita pribadi yang anda alami. Yang menarik,tentu. Dan menarik tidak harus lucu. Yang jelas harus bersesuaian dengan dengan tema materi yang anda sampaikan.
Atau sampaikanlah insight-insight yang muncul di sekitar kita. Insight ini adalah salah satu hal yang menarik ketika kita mempresentasikan materi tentang marketing, misalnya. Tentang mengapa perilaku konsumen bisa berbeda-beda. Ternyata, ada perbedaan psikologis. Boleh juga bercerita tentang hal-hal yang lucu. Dan tentu, lucu di sini tidak sama dengan lucu-nya komedi-komedi kita yang  ada di televisi. Lucunya harus cerdas. Kira-kira begitu. Bukan lucu yang menjelek-jelekkan orang lain. Bukan lucu karena jelek.

4. Isilah presentasi anda dengan sedikit penampilan, video, atau lagu. Bila perlu, sedikit menyanyi atau memainkan musik. Tentu, tambahan seperti ini harus disesuaikan dengan materi apa yang disampaikan. Sesuai artinya, bisa sama dengan tema presentasi. Misal, presentasi tentang bagaimana cara bermain gitar klasik, diawali dengan permainan gitar klasik terlebih dahulu. Atau, sesuai juga bisa berarti ada kesamaan pesan / kesimpulan yang akan/sudah disampaikan dalam presentasi. Misalnya yang dilakukan oleh Steve Jobs ketika memperkenalkan laptop paling tipis di dunia : memasukkannya ke dalam amplop, meletakkannya di atas meja, dan kemudian mengeluarkan laptop dari amplop di hadapan audiens!

Demikian, mudah-mudahan bermanfaat. Selamat menjadi Entertainer di Panggung Presentasi.

5 thoughts on “Menjadi Entertainer di Panggung Presentasi

  1. wohohoho
    postingan yg bermanfaat kak

    terutama bagi para pemula entertainer di panggung presentasi

    tapi kalo menurut saya
    komunikasi itu kan skill ya
    jadi faktor jam terbang lumayan mempengaruhi
    hehehe
    practice makes better

    Suka

  2. Ping balik: Kuliah Umum Pak Hasnul Suhaimi « potret perjalanan seorang Ikhwan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s