Terjebak Kehidupan Modern!


Meneruskan postingan yang ini,,

Beberapa jam yang lalu, membaca status FB seorang teman (lebih tepatnya : abang kelas SMA) :

mau nyayur,mutik sblh rumah, mau buah,ambil d kebon blakang, mau ayam,potong dari kandang, @dkh.ngiwen,ds.petungrejo,kec.takeran,kab.magetan, kurang desa apalagi coba rumah mbah, hhahaha

Dan di saat yang kurang lebih sama, saya merasa terjebak dalam hidup modern!

Yang saya rasakan tadi :

  • Naek motor terus koq membosankan ya? (nah, ini nih makhluk yang namanya manusia. Meski dah pernah jalan kaki, trus naek sepeda, trus naek angkot, giliran naek motor yang sudah jelas-jelas lebih enak, ni makhluk masih juga muncul keluhannya 😀 )
  • Hampir tiap hari internet-an, tapi koq mulai bosan ya? Rasanya, pengen ga internet-an, tapi koq keqnya jadi makhluk terasing kalau ga ketemu internet dan melihat kabar di dunia maya yang tidak nyata di luar sana..
  • Rasa makanan mulai hambar, koq rasa makanan begini-begini aja ya? Terasa terjebak dalam rasa, dan terpenjara dalam rentang harga yang itu-itu saja. Mau lebih enak? Harga juga bisa lebih “enak”. Mau yang beda? sekitar rumah mah kagak ada yang beda. Harusnya makan bareng temen-temen sesama bujang,niy. Sayangnya, semua sibuk dengan urusan duniawi masing-masing. Padahal, salah satu nikmat makanan adalah experience yang dapat kita rasakan dari proses menyantap makanan tersebut. Dan salah satu experience tersebut ya datang dari bersama siapa kita makan!
  • Rasanya, saya terlalu banyak membaca teks. Jadi lupa sama rasa yang dirasakan oleh tangan ketika bekerja. Terlalu banyak mempekerjakan otak, menyambung neuron yang satu dengan neuron yang lainnya. Sayangnya, di tempat lain, ada jutaan sel otot yang tidak terberdayakan…

Intinya, ada perbedaan yang saya rasakan antara status FB si abang kelas dengan kondisi saya beberapa jam yang lalu. Sudah membaik,siy. Tapi semakin menyadari dan memahami secara mendalam bahwa hidup harus seimbang dan sebisa mungkin tidak terjebak dalam aktivitas yang rutin begitu-begitu saja. 😀

Ganbatte, ne! Terutama kepada teman-teman peserta ujian Apoteker ITB yang akan ujian selama periode Agustus-September 2010. Mudah-mudahan semuanya lulus. Amien… 🙂

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s