Efisien dong..


Beberapa terakhir, lagi baca buku ini. Kita mengenal TOYOTA sebagai produsen mobil. Ternyata, tidak. Toyota juga merupakan merupakan suatu pola pikir (USA TODAY). Buku ini membahas 14 prinsip manajemen yang dilakukan oleh TOYOTA. Tapi, tidak semua saya bahas. Ada prinsip yang menarik disini, yaitu prinsip 3 : gunakan “sistem tarik” untuk menghindari produksi berlebih.

Jadi,begini. TOYOTA sebagai produsen mobil tentu membuat mobil setahap demi setahap. Mulai dari komponen-komponen kecil hingga merakit semuanya ke dalam satu bentuk mobil utuh. Setiap tahap yang akan dilakukan, tentu “meminta/menarik” komponen yang merupakan produk dari tahap sebelumnya. Nah, misalkan produksi yang dilakukan oleh tahap sebelumnya ternyata melebihi kebutuhan tahap yang sesudahnya, maka disini akan terjadi yang namanya “produksi berlebih”. Ok? Paham kan?

Nah, mengantisipasi terjadinya produksi berlebih inilah, TOYOTA menjalankan prinsip “gunakan sistem tarik untuk menghindari produksi berlebih”. Karena tentu saja, produksi yang berlebihan adalah pemborosan. Dan pemborosan pastinya adalah kesia-siaan.

Itu, di satu sisi ada yang namanya sistem tarik. Hal ini juga seperti ketika kita mengendarai kendaraan bermotor di dalam kota. Tentu kita tidak menjadwalkan waktu tertentu unuk mengisi bensin kan. Bayangkan ketika kita menjadwalkan pengisian bensin pada senin pagi. Karena, pada setiap senin pagi, belum tentu tangki bensin sudah meminta diisi. Bisa saja tangki bensin sudah kosong sebelum senin pagi, atau sebaliknya : tangki bensin masih terisi penuh.

Nah, ketika kita menunggu “permintaan” dahulu baru melayani kebutuhan tersebut, itu namanya “sistem tarik”. Tapi, ketika kita membuat jadwal untuk melayani kebutuhan, itu namanya “sistem dorong”. Prinsip ketiga dari TOYOTA yang saya sebutkan di atas, memang sangat baik, karena menghindari pemborosan. Akan tetapi, dalam pemenuhan kebutuhan hidup manusia, tidak semuanya bisa diterapkan “sistem tarik” kan? hehe.. Misalnya saja, kebutuhan makan..kebutuhan pendidikan..heheeh😀 Tentu saja, karena tidak semua penyedia kebutuhan ini bisa menyediakan pada seluruh waktu, melainkan hanya pada waktu-waktu tertentu saja.

Klasifikasi kebutuhan manusia, ke dalam kelompok “sistem tarik” dan “sistem dorong”, akan membantu kita untuk mengelola sumber daya – sumber daya yang kita miliki. Ya uang, ya waktu, dan lain sebagainya. Pengelolaan yang baik akan membawa kita pada hidup yang lebih efisien. Makanya, EFISIEN DONG…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s