Kampanye Proficio, Sociopreneurship, Entrepreneurship


Kementerian Keprofesian dan Inovasi mentargetkan pengembangan keprofesian mahasiswa di kampus ITB melalui 3 program. Yang pertama adalah Proficio Days yang membahas tentang hakikat keprofesian dan pengembangan komunitas berbasis keprofesian. Program kedua adalah shopping idea yang berusaha memperkenalkan rekan-rekan mahasiswa terhadap perkembangan keprofesian di luar kampus ITB. Melalui Focus Group Discussion yang dilaksanakan di akhir Shopping Idea, disimpulkan bahwa kebutuhan untuk bersinergi dan berkolaborasi antar mahasiswa beda jurusan semakin meningkat. Sedangkan ITB Fair sebagai program ketiga direncakan sebagai suatu puncak eskalasi pengembangan keprofesian mahasiswa. ITB Fair 2010 membawa suatu isu baru tapi lama, yakni pengembangan komunitas. Isu ini tergolong lama, karena sudah sejak beberapa tahun terakhir mahasiswa ITB melaksanakannya. Tetapi termasuk baru, mengingat diskusi formal terkait pengembangan komunitas belum pernah dilaksanakan sebelumnya. Jadi, ITB Fair 2010 berupaya mengajak mahasiswa untuk melaksanakan gerakan horizontal ke masyarakat berupaya pengembangan komunitas berbasis keprofesian. Dan ini tidak hanya pada mahasiswa ITB saja, melainkan juga kemahasiswaan di kampus yang lain.

Pendampingan peserta lomba juga dilakukan oleh kementerian proinov. Di antaranya adalah Kontes Jembatan Indonesia dan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional. Sedangkan apresiasi yang telah dilakukan berupa baligo prestasi mahasiswa ITB dan syukuran PIMNAS serta Kunjungan Universitas Luar Negeri. Kementerian ini dipimpin oleh Mizan Bustanul Fuady (PL’05).

Kementerian Pengabdian Masyarakat yang dipimpin oleh Muhammad Faris Naufal Austen (MS’07) ini mengawali kepengurusan 2009/2010 melalui Festival Kuliner Taman Ganesha. Program ini adalah bagian dari Revitalisasi Gelap Nyawang (RGN) yang dimaksudkan untuk memperbaiki kualitas hidup pedagang di Jalan Gelap Nyawang. Proyek RGN ini adalah satu di antara 5 proyek kementerian PM. Proyek lainnya adalah Rumah Belajar, Forum Kakak Asuh, Desa Mitra dan Ganesha Rescue. Proyek yang terakhir cukup responsif dalam merespon bencana gempa 2 September dan 30 September di Tasikmalaya dan Padang. Sejauh ini, telah terkumpul 58 juta rupiah untuk korban gempa Padang dan masih dilaksanakannya Sekolah Bangkit untuk siswa SD di Pangalengan.

Sesuai dengan motonya “Mari Bersinergi, Mari Menginspirasi”, Kementerian PM Kabinet KM ITB mengajak seluruh mahasiswa ITB untuk bersinergi dan menginspirasi Indonesia melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Kementerian Ekonomi (dipimpin oleh Gumilar Rahmat Hidayat SI’05) meluncurkan program baru berjudul Gen-E (singkatan dari Generate Entrepreneur!) yang telah dilaksanakan 2 kali dari total 3 kali. Gen-E 1 bertemakan Role Model Alumni ITB Senior dan Muda yang telah berhasil menjalankan roda bisnis masing-masing. Sedangkan Gen-E 2 bertemakan bisnis teknologi atau yang biasa disebut dengan Teknopreneurship.

Kementerian Ekonomi mengkampanyekan Entrepreneurship sebagai salah satu pilihan bagi mahasiswa sebagai pilihan pasca lulus ITB. Dan Program IEC (ITB Entrepreneurship Challenge) 2010 juga mengkampanyekan hal yang sama melalui ketiga posternya “Mahasiswa Jadi Kuli”, “Mengendalikan atau Dikendalikan”, dan “Merangkai Senyum Indonesia”. Kementerian ini punya mimpi besar untuk diwujudkan, yaitu memperbesar jumlah entrepreneur hingga sebanyak 2% dalam masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s