Membaca Gejala Transformasi Gerakan Kemahasiswaan ITB


Salah satu seni terindah dalam hidup adalah membaca tanda-tanda perubahan zaman. Terindah? iya, terindah saya katakan. Mengapa terindah? karena kita akan menanti-nanti apakah dugaan-dugaan kita akan benar-benar terwujud nantinya. Caranya sebenarnya tidak susah-susah amat, cukup amati gejala-gejala yang telah terjadi, dan terutama gejala yang akan memberikan efek perubahan secara signifikan. Selanjutnya, ramalkan (forecast) apa yang akan terjadi.

Berikut pendapat saya terhadap beberapa peristiwa terkini yang ada di kampus ITB. Khususnya di kemahasiswaan ITB. Beberapa peristiwa yang, menurut saya akan memberikan efek perubahan secara signifikan terhadap kemahasiswaan ITB.

  1. Transformasi Perguruan Tinggi ITB menjadi ITB BHMN pada tahun 2000 lalu. Kondisi yang paling nyata dari keadaan ini adalah terbentuknya 8 fakultas dan 4 sekolah. Dimana, wewenang dan tanggung jawab diberikan sepenuhnya kepada fakultas/sekolah, tidak lagi program studi. Selain itu, mahasiswa baru ITB diterima sebagai mahasiswa fakultas/sekolah. Dua keadaan ini menyebabkan kaderisasi mahasiswa baru menjadi setengah-setengah, karena sudah berada di dalam fakultas, tetapi sebagian besar organisasi mahasiswa berada di tingkat program studi. Alhasil, keberhasilan kaderisasi mahasiswa TPB hanya terjadi di 4 himpunan : KMSR, SITH, HMF, dan KM SBM. Pola kaderisasi tentu akan mempengaruhi output kaderisasi.
  2. Adanya komunitas baru : Kelompok Keahlian di masing-masing fakultas yang berada langsung di bawah pimpinan dekan fakultas. Laboratorium-laboratorium dan studio-studio kini tidak lagi berada di bawah program studi, melainkan terintegrasi antar program studi menjadi sebuah Kelompok Keahlian. Hipotesisnya adalah, KK menjelma menjadi kekuatan keprofesian yang baru, setelah zaman dominasi program studi.
  3. Terkendalanya komunikasi (beberapa) himpunan mahasiswa program studi/fakultas dengan program studi dan fakultas. Mungkin ini bukan isu baru, tetapi tetap saja akan memberikan efek signifikan. Mengingat, transparansi ITB sebagai kampus BHMN tentu akan memberikan pengaruh hingga pada tingkatan organisasi kemahasiswaan. Yaitu, perlunya transparansi.
  4. Pertumbuhan jumlah desa binaan mahasiswa. Semakin banyak himpunan mahasiswa program studi yang melakukan kegiatan pengembangan komunitas (community development)  berupa kegiatan bina desa. Ada farmasi, elektro, SBM, teknik perminyakan, de el el. Beberapa kemahasiswaan program studi yang lain sedang menginisiasi.
  5. Terbentuknya komunitas independen Inkubator Ide dan Inovasi Mahasiswa sebagai wadah berkeprofesian dan mengembangkan komunitas. Komunitas independen ini tumbuh, berkembang dan bergerak melebihi kapasitas departemen keprofesian dan teknologi kabinet KM ITB ( yang sejak kepengurusan 2007/2008  berganti nama menjadi keprofesian dan inovasi ).
  6. Lomba-lomba penelitian mahasiswa. Di antaranya terdapat Kontes Robot Cerdas Indonesia, Kontes Robot Indonesia, Galelobot HMFT, Lomba Inovasi Sains dan Teknologi, Lomba Tanoto Foundation dan Program Kreativitas Mahasiswa.
  7. Program Kewirausahaan Mahasiswa. Yaitu rangkaian seminar, talk show, magang, dan praktik bisnis dengan pendanaan dari DIKTI.
  8. Mata kuliah Pengembangan Keprofesian dan Komunitas, mata kuliah  yang mengapresiasi keprofesian dan komunitas mahasiswa ITB sekaligus membentuk sense aplikasi keilmuan mahasiswa ITB. Jika tidak salah, jumlah sksnya bervariasi dari 2, 3, hingga 4 sks.

Dengan segala keterbatasan saya meramalkan (forecast) masa depan, 8 fakta di atas mudah-mudahn memang memberikan perubahan ke arah yang lebih baik.

4 thoughts on “Membaca Gejala Transformasi Gerakan Kemahasiswaan ITB

  1. kalo baca tulisan2 ikhwan…jadi ngiri.
    nampak sudah punya differensiasi.
    ga kayak tulisan saya yang cuma sekenanya, seingetnya, se-mood-nya, dan se-se- yang lainnya…🙂

    Suka

  2. Nah..sudah dapat tergambar gimana arah pengembangan karakter mahasiswa ITB..terima kasih atas dokumentasi literasi tulisannya kang..hehe..

    Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s