The 11 Manifesto of Horizontal Marketing


crowd Buku pemasaran ini sebenarnya merupakan respon terhadap munculnya buku Thomas Friedman “The World is Flat”. Di mana ketika dunia semakin horizontal yang ditandai dengan melimpahnya arus informasi, tentunya harus ada perubahan-perubahan dalam marketing strategy untuk mensiasati dunia yang semakin datar ini.

Thomas Friedman mengemukakan bahwa sebelumnya telah terjadi dua globalisasi, yakni globalisasi negara dan globalisasi perusahaan. Akan tetapi, beliau melanjutkan bahwa, saat ini kita sudah akan memasuki globalisasi tahap ketiga. Yaitu globalisasi individu. Di mana, dunia yang sudah ada bersama kecanggihan teknologinya mampu memfasilitasi individu untuk mengglobal bersama dengan ide-ide, inovasi-inovasi, dan karya-karyanya.

Perubahan arus informasi ini, ditandai dengan perubahan perilaku konsumen. Konsumen kini, dengan jaringan internet yang semakin luas dan berkualitas, diikuti dengan pertumbuhan media sosial (yakni suatu medium untuk bersosialisasi, baik offline maupun online) berupa microblogging (contoh: twitter) atau social network site (contoh: facebook), dan gadget yang bisa berinternet, menjadikan customers kini semakin horizontal.

Berikut sebelas manifesto bagi marketer dalam menjalankan pemasaran horizontal:

#1 Net Creates NETWORKED customers

Konsumen terhubung satu sama lain. Mereka ngobrol, bercanda, dan berinteraksi satu sama lain. Sebagai individu-individu yang bertemu, mereka berbincang-bincang. Sebagai konsumen, mereka saling memarketingkan produk atau layanan yang mereka gunakan. Mereka “bergosip” tentang merek-merek yang mereka pakai. Semuanya dilakukan baik offline (ketemu langsung) atau online (melalui media komunikasi, terutama social media).

#2 Customers are Evangelists

Konsumen “menggunjingkan” produk atau jasa yang digunakannya. Maka buatlah “word of mouth”, keributan di kalangan konsumen yang “bergosip” tentang produk atau jasa yang anda tawarkan. Bergosip yang diharapkan oleh marketer, tentu saja adalah membicarakan yang positif dari brand/company. Dalam social media, sentimen ini terbagi dalam 3 jenis : positif, netral dan negatif. Dalam disiplin ilmu yang lain, konsep penularan ide ini disebut memetika.

#3 CONNECTING customers

Konsumen adalah “Senjata utama” anda. Karena itu optimalkanlah fungsi mereka. Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan membuat mereka terkoneksi satu sama lain. Dengan itu, mereka akan menjadi evangelist yang terus-menerus berinteraksi tentang produk atau layanan jasa anda.

Connecting customers ini adalah salah satu bentuk community marketing yang dapat dilakukan oleh marketer. Dalam komunitas ini, marketer harus ikut terjun berkomunikasi. Tidak bisa hanya dengan ikut mendengarkan serta mengamati dari luar saja. ikut berkomunikasi berarti membangun hubungan dan kepercayaan dengan customers.

#4 Treat Them As MEMBER

Dalam dunia yang semakin datar, konsumen adalah pelanggan anda, sekaligus tenaga penjualan sukarela anda. Karena itu, anda harus berupaya untuk mempertahankan mereka sebagai pelanggan anda. Buatlah mereka merasakan tingkat-tingkat perbedaan sebagai pelanggan (yang lebih baik, tentunya) dibandingkan dengan hanya sekedar sebagai konsumen saja.

sebagaimana yang umum diketahui, ada yang disebut:

  • calon pembeli,
  • pembeli yang baru membeli satu kali,
  • pembeli yang sudah membeli beberapa kali
  • pembeli yang merekomendasikan kepada keluarga/koleganya untuk ikut membeli
  • pembeli yang akan membela brand/company yang telah menjadi langganan mereka (evangelist)

#5 EXPRESS Their Aspirations

Keadaannya adalah konsumen semakin mudah berekspresi dan semakin senang berekspresi. terutama dengan adanya teknologi internet dan gadget terbaru, mereka bisa berekspresi kapan pun dan dimana pun. Mereka punya ide, mereka ingin menyampaikan ide itu. Mereka punya gagasan, mereka ingin mengemukakan gagasan itu. Oleh karena itu, fasilitasi diri mereka untuk tidak sekedar menyampaikan aspirasi mereka, tapi juga MENGEKSPRESIKAN aspirasi mereka.

#6 FACILITATING Is Reason For Being

Kalau begitu, apa peran yang harus dijalankan oleh perusahaan dalam dunia yang semakin datar, dan pemasaran yang semakin horizontal ini? Sederhana saja. Jawabnya adalah memfasilitasi pelanggan mereka sendiri. Karena pelanggan, adalah aset terbesar dalam dunia pemasaran horizontal. Bagaimana tidak? Mereka adalah lini terdepan dalam peningkatan pangsa pasar produk/jasa. Mereka adalah serdadu penjualan terpenting dalam memperbesar volume penjualan. Oleh karena itu, cukup fasilitasi mereka untuk melaksanakan pemasaran produk/jasa kita.

#7 AUTHENTICITY Is the Real Differentiator

Beda! Beda! Beda! Buatlah diferensiasi dalam dunia pemasaran. Itu sudah lumrah. Itu sudah biasa. Dan memang seharusnya seperti itu. Tapi sekarang, bagaimana dalam dunia yang semakin datar dan pemasaran yang semakin horizotal? Caranya adalah dengan menjadi diri anda sendiri. Telusuri ide-ide original yang benar-benar berasal dari anda. Jangan sekedar inovasi. Apalagi hanya ikut-ikutan semata. Karena ini adalah tentang authenticity alias originalitas a.k.a orisinalitas. Pastinya, sesuatu yang orisinil, belum tentu laku keras di pasar atau menjadi market leader. Tapi sesuatu yang orisinil pasti punya market yang sangat khas. dan biasanya, orisinilitas menjadi sumber “pembicaraan”. Beberapa marketer punya prinsip: lebih penting menjadi populer (dibicarakan) daripada menjadi market leader. Nah, anda boleh mengikuti prinsip marketer ini.

#8 Brand IS CULT

Buatlah merek anda menjadi sebuah kepercayaan dan pelanggan anda adalah penganut kepercayaan tersebut. Contoh brand cult paling nyata adalah pelanggan Apple. apapun yang terjadi, mereka adalah pembeli setia produk-produk Apple. Mereka juga yang akan merekomendasikan kepada orang lain untuk membeli produk Apple. Bahkan, mereka akan “membela” mati-matian bila Apple “diserang” oleh brand lain.

#9 Product Should Be CONTAGIOUS

Buatlah produk atau layanan jasa anda menjadi wabah yang menyebar ke segala arah dengan kecepatan tinggi. Pastikan produk atau layanan jasa anda begitu luar biasa, hingga semua orang memperbincangkannya. Mulai dari hanya sekedar menyebut nama, memperkenalkan, bahkan hingga mengajak orang lain untuk ikut menggunakannya. Seperti saya katakan di atas, menjadi populer (bisa jadi) lebih penting daripada menjadi nomor satu.

#10 Join Honest CONVERSATIONS

Buatlah percakapan yang “hangat” dan intim dengan para pelanggan anda. Untuk membuat mereka tetap dekat dengan anda dan tetap bersama anda. Tanpa percakapan yang melibatkan anda, anda tidak akan bisa “masuk” dan “dianggap” oleh para pelanggan. Dua hal ini penting, untuk membuat brand/company anda tidak memiliki “jarak” dengan pelanggan.

#11 CO-CREATE Solutions

Mintalah saran kepada konsumen anda untuk membuat layanan jasa yang baru, atau inovasi produk seperti apa yang mereka inginkan. Mudahkan mereka untuk mengemukakan harapan-harapan mereka terhadap produk atau layanan yang anda miliki. Contoh paling baik ada pada http://mystarbucksidea.com dan http://ideastorm.com

Demikian, mudah-mudahan bermanfaat🙂

2 thoughts on “The 11 Manifesto of Horizontal Marketing

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s