Indeks Pembangunan Manusia


Indeks Pembangunan Manusia (IPM) diukur sebagai pencapaian rata-rata sebuah negara dalam 3 dimensi dasar pembangunan manusia:

IPM digunakan untuk mengklasifikasikan apakah sebuah negara adalah negara maju, negara berkembang atau negara terbelakang dan juga untuk mengukur pengaruh dari kebijaksanaan ekonomi terhadap kualitas hidup. Secara singkat, IPM diukur pada tiga bidang, yaitu pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

Rendahnya IPM indonesia selama ini terutama disebabkan oleh pembangunan yang berorientasi pada fisik semata. Pembangunan fisik yang dimaksud adalah pendirian gedung-gedung, jalan-jalan dan infrastruktur. Dari serangkaian cara dan strategi pembangunan tersebut, semuanya berorentasi material, sehingga keberlanjutannya sangat tergantung pada ketersediaan anggaran dan komitmen pemerintah. Di samping itu, tidak adanya tatanan pemerintahan yang demokratis menyebabkan rendahnya akseptabilitas dan inisiatif masyarakat untuk menanggulangi kemiskinan dengan cara mereka sendiri. Padahal, pembangunan seharusnya diutamakan pada upaya pembangunan manusia. Seperti yang telah disebutkan di atas, upaya pembangunan manusia selayaknya difokuskan pada tiga indikator IPM : pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Pembangunan yang seperti ini, akan mengarahkan pada kemandirian masyarakat.

2 thoughts on “Indeks Pembangunan Manusia

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s