Pentingnya Membuat Eskalasi


Nothing is easy, but nothing is impossible

Quote di atas menyatakan bahwa di dunia ini (sebenarnya) tidak ada yang tidak mungkin. Semuanya bisa. Percaya,deh. Tapi gak ada yang mudah. Nah, makanya kita perlu dua hal yang penting : target dan eskalasi.

1. Target. Tentang yang pertama, mungkin ini adalah hal yang paling sering dibicarakan. Banyak orang mengatakan pentingnya memiliki target. Ada pula yang menggunakan kata ‘cita-cita’. Ada juga yang menyatakannya dengan visi. Menggunakan kata ‘impian’ juga boleh. Intinya semua sama. Yaitu adanya tujuan akhir dari perjalanan/pekerjaan yang kita lakukan. Begin with the End in mind, kata Stephen Covey.

Planning alias perencanaan diturunkan dari sini target/visi/cita-cita ini. Apa saja yang mau dikerjakan, apa target yang mau dicapai, apa ukuran keberhasilannya, bagaimana mengukur pencapaian target tersebut, dsb. Jadi perencanaan ini ada di tiap target yang ingin dicapai. Sebisa mungkin, sebelum membuat perencanaan untuk satu target, milikilah bayangan tentang target berikutnya apa. Quote-nya adalah “Gagal Merencanakan, berarti Merencanakan Kegagalan”.

Kelemahan kita seringkali adalah mengerjakan sesuatu, tanpa tahu “sesuatu” tersebut akan diikuti “sesuatu” yang lain atau tidak. Sebaiknya, antar target kan saling berhubungan, yaitu target yang sudah-sudah menjadi dasar bagi target yang berikutnya. Many times, ini hal yang berat untuk dilakukan. Kita kurang tahu ke depan akan seperti apa, maka kita belum merencanakan apa yang akan kita lakukan selanjutnya. Tapi kita harus tetap semangat dan tidak boleh patah arang. Seiring berjalannya waktu, kelemahan ini semakin bisa kita atasi.

2. Eskalasi. Tentang yang kedua, mungkin ini yang belum banyak dibicarakan oleh orang Indonesia pada umumnya. Yakni, memiliki eskalasi. Eskalasi adalah tahapan-tahapan langkah yang harus dilalui untuk mewujudkan target/cita-cita/visi/impian tadi.

Beberapa poin penting yang harus ada dalam eskalasi :
a. apa yang dikerjakan,
b. apa yang ditargetkan, dan
c. kapan selesai dikerjakan

Seringkali, kita terlalu banyak bicara tentang target/cita-cita/visi/impian. Masalahnya adalah pembicaraan kita tentang visi seringkali tidak mengikutsertakan tentang bagaimana caranya. Atau dengan kata lain “know how”-nya tidak ada dalam perwujudan target/cita-cita/visi/impian itu tadi.

Masalah yang lain. Kita juga seringkali berpikir kurang stratejik. Jadinya, eskalasi kita ya gitu-gitu aja. Menurut saya, dalam tahapan eskalasi yang baik, antar program eskalasi harusnya aktivitas-aktivitas yang dilakukan tidak sama. Aktivitas tersebut mestinya ada budget-nya, kemudian ada PIC (person in charge)-nya, ada target yang harus dicapai, serta berapa lama harus bisa terwujudkan.

Contoh lain. Pemimpin-pemimpin kita di Indonesia seringkali berbicara tentang visinya yang melangit dan/atau muluk-muluk. Tapi kebanyakan tidak menyampaikan tentang bagaimana cara mencapainya. Menurut saya, masyarakat kita juga belum sampai pada titik ingin mengetahui how to achieve the target. Padahal, ada batasan waktu yang menghalangi mereka mewujudkan rencananya. Yakni, masa kepemimpinan yang 5 tahun itu sendiri. Seharusnya, eskalasi suatu visi yang demikian memang dapat diwujudkan dalam masa kepemimpinan tersebut. Misalnya dalam bidang transportasi, tahun pertama mencapai apa, tahun kedua apa, dst.

Kamu juga bisa pakai template-template yang biasa digunakan di manajemen proyek. Template time plan, misalnya. Silakan di-google sendiri ya. Di template tersebut ada aktivitas yang harus dilakukan, disertai dengan pada minggu/bulan ke-berapa aktivitas tersebut harus selesai.

Simak juga artikel berikut mengenai alignment.

6 thoughts on “Pentingnya Membuat Eskalasi

  1. Ping balik: Cara Mengelola Waktu | Authentic Marketing

  2. Ping balik: New Year Resolution Marketing | Authentic Marketing

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s