Mengapa Takut Bertindak dan Berpikir Sederhana


Insecure managers create complexity. Frightened, nervous

managers use thick convoluted planning books and busy

slides filled with everything they’ve known

since childhood

Real leaders don’t need clutter

People must have self-confidence to be clear, precise,

To be sure everyperson understand

Jack Welch

Sampai di sini hampir semua orang setuju betapa pentingnya berpikir dan berkomunikasi dengan jernih (clear), dan jelas. Tetapi, dalam praktiknya, manusia menemui banyak hambatan dan kesulitan. Orang-orang yang berpikir dan bertindak sederhana akan menuai banyak sejumlah kritik. Kritik-kritik ini bisa mengurangi keyakinan anda untuk berkomunikasi dengan sederhana. Kritik-kritik itu antara lain sebagai berikut :

Anda akan disebut simplisistik. Simplisistik, bagi sebagian orang adalah penghalusan dari kata “tidak pandai” atau “bodoh”. Mereka bisa saja mengatakan bahwa anda benar-benar simple, pengetahuan anda terbatas, kurang wawasan dan lain sebagainya. Sepanjang yang mereka ketahui, orang-orang yang cerdas mampu menyajikan secara kompleks dan sulit dimengerti.

Anda dinilai kurang mengerti. Sebagian orang beranggapan bahwa masalah yang mereka hadapi begitu kompleks sehingga membutuhkan pemecahan masalah yang kompleks. Mereka menuntut konsultan menyajikan laporan yang tebal-tebal dan memuat banyak gambar, bagan, flow, dan angka yang kompleks untuk sebuah kontrak yang mereka anggap mahal. Konsultan yang menyajikan hal yang simple dianggap kurang mengerti.

Seseorang akan mengatakan: “Begitu saja, saya juga sudah tahu.” Jawaban atau penjelasan anda yang sederhana dan terlalu mudah dimengerti bisa dianggap terlalu basic (dasar), terlalu umum, terlalu jelas. Mereka menuntut alternative. Sesuatu yang jenius, bagi sebagian orang, tidak mungkin diperoleh dalam sekejap.

Anda akan dicap “malas”. Kata “malas” bukanlah berarti malas secara fisik (Seperti enggan “bangun pagi” atau “mengerjakan tugas” ) melainkan “malas berpikir”. Bagi sebagian orang, mereka yang mau berpikir keras adalah orang-orang yang mampu menyajikannya lewat jalan yang berkelok-kelok dengan ratusan lembar data pendukung, statistic yang kompleks, dan modeling yang terbaru. Kalau anda tak menggunakannya berarti anda malas dan “simpleminded” (bodoh).

Seperti kata Jack Welch, dibutuhkan keberanian untuk berpikir dan bertindak sederhana. Anda tidak berarti sudah cukup cerdas dengan menyajikan sesuatu yang kompleks dan tidak dimengerti. Hanya orang-orang cerdas yang berani menyajikan hal yang kompleks dengan cara yang dimengerti orang lain. Tugas anda dalam menciptakan perubahan adalah membantu agar para pengikut anda mengerti dan melihat apa yang anda lihat dengan jelas. Artinya, anda membuat sebuah impak.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s