Essay Mentor Umum INKM ITB 2008


essay ini saya ajukan untuk mendaftarkan diri sebagai mentor umum di Inisiasi Keluarga Mahasiswa (INKM) ITB 2008. Silakan dibaca dan silakan dikomentari. Hehe..

“Tema : Gerakan mahasiswa dengan memberdayakan potensi yang dimiliki dalam mengkritisi realita Indonesia

Judul : Intelektualitas sebagai Jiwa Kemahasiswaan

Mahasiswa adalah status yang diberikan kepada orang-orang yang belajar di perguruan tinggi. Mahasiswa ITB adalah orang-orang yang belajar di kampus ITB, mahasiswa UI adalah orang-orang yang belajar di kampus UI. Dan demikian seterusnya. Kesamaan di antara mahasiswa-mahasiswa tersebut adalah intelektualitas mereka. Dimana intelektualitas adalah _egat khas kelompok social yang disebut mahasiswa. Tentunya, _egat khas ini membedakan kelompok _egati mahasiswa dengan kelompok _egati yang lain. Semisal petani atau nelayan atau pengusaha.

Intelektualitas mengantar mahasiswa pada kebenaran ilmiah yang objektif. Cara pandang objektif yang adil ini akan menuntun pada kebenaran sejati. Dan kebenaran sejati membantu ketercapaian pembentukan peradaban yang lebih baik. Peradaban yang mengarah pada kesetaraan, keadilan, dan tingkat partisipasi yang lebih tinggi. Singkatnya, intelektualitas kaum terpelajar seperti akan membentuk peradaban yang lebih baik.

Intelektualitas mahasiswa diasah dan dikembangkan melalui pembelajaran dan dialektika. Pembelajaran, karena menuntun pada pembangunan pola _egat. Pembelajaran datang dari pembacaan literature-literatur kemahasiswaan, dan aktivitas-aktivitas kemahasiswaan. Serta dialektika sebagai sarana feedback positif dan _egative dalam pengembangan kapasitas intelektual.

Selanjutnya, tentang gerakan. Menurut saya, gerakan tidak harus berbentuk aksi massa, aksi damai, ataupun aksi demonstrasi. Gerakan adalah manifestasi kerja keras sekelompok manusia dalam rentang waktu tertentu. Dalam hal ini, kita bisa menyamakan gerakan dengan peradaban itu sendiri. Nah, berbicara tentang gerakan mahasiswa,tentunya rutinitas aktivitas mahasiswa seharusnya tidak jauh dari aktivitas –aktivitas intelektual itu sendiri. Gerakan mahasiswa seharusnya penuh dengan membaca buku, blog, sejarah kemahasiswaan dan lain-lain. Gerakan mahasiswa seharusnya penuh dengan diskusi dan debat. Proses-proses membaca, diskusi dan debat ini seharusnya menyertai bentuk-bentuk aplikasi dalam kegiatan-kegiatan organisasi kemahasiswaan. Mulai dari kaderisasi, penelitian, pengabdian masyarakat, dan lain-lain.

Saya mengusulkan satu disiplin baru yang harus diejawantahkan oleh mahasiswa dalam beraktivitas kemahasiswaan. Disiplin tersebut adalah manajemen pengetahuan. Dengan adanya manajemen pengetahuan, tidak akan terjadi misscommuni ation dari forum ke forum, maupun dari angkatan ke angkatan, apalagi dari generasi ke generasi. (nb:generasi berbeda dengan angkatan. kalo angkatan biasanya memiliki kesamaan waktu penerimaan, sementara generasi berarti beberapa angkatan yang masih bertemu di kampus, kira-kira dua angkatan ke atas dan dua angkatan ke bawah)

Sekarang tentang mengkritisi realita Indonesia. Berbicara realita, ada dua macam realita yang harus kita bahas. Pertama, realita positif dan realita negatif. Realita positif merangsang pikiran-pikiran positif, sebaliknya dengan realita negatif. Menurut saya, realita positif harus dipertahankan. Caranya, dengan mempelajari sebab-akibat bagaimana realita positif itu dapat terjadi. Dan terus mempertahankan aktivitas-aktivitas yang memiliki realita positif tadi. Sedangkan realita negatif, harus dihindari dengan cara bagaimanapun. Dan belajar dari realita-realita  negative, adalah hal penting yang harus dilakukan.

Jadi, gerakan mahasiswa yang bagaimana yang dapat dilakukan? Gerakan mahasiswa yang dapat dilakukan adalah aktivitas-aktivitas mahasiswa sebagai kelompok social yang mengandung tridharma perguruan tinggi (pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat), tanpa melupakan proses-proses pembelajaran, dialektika dan manajemen pengetahuan yang ada. Pastinya, kegiatan-kegiatan kemahasiswaan seharusnya selalu dan hanya akan berorientasi pada pengabdian masyarakat.”

One thought on “Essay Mentor Umum INKM ITB 2008

  1. ck…ck…
    pantes ajah dapet sebutan mentor panitia favorit…
    pasti mereka dibuat terpana dengan cara Anda menjelaskan
    [hihihi, kalo aku udah eneg…😀 ]

    Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s