know what,who,why and how

Entries from November 2008

Memimpin dengan Integritas

November 28, 2008 · Leave a Comment

Integritas berarti melakukan dahulu, baru mengatakan. Integritas juga berarti memiliki kemampuan, baru menghendaki orang lain untuk mampu. Selain itu, integritas adalah salah satu modal utama seorang pemimpin.

Integritas seorang pemimpin mendatangkan kepercayaan dari orang-orang yang dipimpinnya. Hal ini penting, karena sesungguhnya seseorang diminta untuk menjadi pemimpin karena orang tersebut adalah orang yang paling dipercaya. Dan sekali lagi, kemampuan-kemampuan yang dimiliki oleh seorang pemimpin, adalah salah satu modal utamanya untuk dapat memimpin.

Orang-orang yang dipimpin juga akan merasa hormat kepada sang pemimpin, manakala pemimpin tersebut memiliki kemampuan lebih. Artinya, orang-orang akan senang dipimpin oleh pemimin yang memiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu. Terlebih lagi, jika pemimpin tersebut memiliki kemampuan yang banyak –saya menyebutnya keserbabisaan.

Keserbabisaan serang pemimpin akan mendatangkan kepercayaan lebih lanjut dari orang-orang yang dipimpin. Seorang pemimpin yang serba bisa, akan dapat dengan mudah mengarahkan orang-orang yang dipimpin, karena dengan bekal kemampuan ( dan pengalaman ) tersebut, pemimpin akan dengan mudah mengkomunikasikan arah dan tujuan kepada orang-orang yang dipimpin.

Terutama di negara ( dan bangsa ) feminin seperti Indonesia, pucuk pimpinan adalah seorang yang benar-benar dianut. Benar-benar memberikan teladan terhadap orang-orang yang dipimpin. Dan karena (lagi-lagi ) memimpin adalah terkait dengan integritas, menjadi pemimpin yang dapat memberikan teladan melalui kemampuan dan tingkah laku adalah satu model kepemimpinan yang ( amat sangat ) perlu dianut di negara kita.

Semoga memberikan pencerahan, semoga bermanfaat untuk semua.

Categories: knowledge · organisasi

Stabilo Bermesin

November 26, 2008 · 3 Comments

Temen saya memberi nama “stabilo”. Warnanya cukup nyentrik, soalnya. Seperti stabilo kuning dengan tutup warna hitam. Warna nyentrik ini juga yang buat saya memilihnya. Jadi, kalo lagi mo dipake, gak susah nyarinya. :-) Kebetulan, warna hitam-kuning adalah warna yang cukup jarang dimiliki kebanyakan orang, soalnya.

100_1956

Tapi, gak cuma karena warnanya yang nyentrik, tapi stabilo yang satu ini juga bermesin. Lumayanlah, skala maksimalnya 160km/jam. 125cc, pula. Cukuplah untuk ditarik (pakai tangan kanan), di jalan Ir.H.Djuanda (Jl.Dago Bandung). Bisa dapet 100km/jam. Lumayan…

100_19581

Anyway, setelah beberapa minggu menemani (kurang lebih 6 pekan), dengan 3 kali cuci steam, dan 1 kali service setelah jarak tempuh 500km, si stabilo bermesin menunjukkan ekspresi bakalan bisa dipake sampe lama. Hehehe.. Semoga bener-bener awet-lah,, :-)

Categories: tentang apa pun

4 Metode Membangun Kepercayaan Diri

November 19, 2008 · Leave a Comment

superman

Gambar superman di samping tampak sangat menyiratkan kepercayaan dirinya.

PeDe ( baca:percaya diri ) ternyata bukan sesuatu yang mudah dimiliki oleh banyak orang. Hambatan terbesarnya adalah nyali untuk mengawalinya. Seringkali, PeDe dalam melakukan sesuatu yang baru juga disebabkan karena belum mengenal betul atau belum cukup beradaptasi dengannya. Nah, tentang adaptasi membangun kepercayaan diri ini, ada 4 metode yang bisa kita lakukan :

Menjadi Pelaksana Tanpa Jabatan

Membangun kepercayaan diri di depan orang banyak, salah satunya adalah dengan membantu mereka melaksanakan sesuatu tanpa harus menunggu adanya jabatan tertentu. Misalnya di masyarakat. Dari sekian puluh Kepala Keluarga dalam satu Rukun Tetangga ternyata tidak ada yang bersedia menarik iuran bulanan. Nah, kebersediaan anda menarik iuran bulanan, tentu akan membangun kepercayaan diri anda di depan Kepala Keluarga yang lain.

Milikilah Keahlian!

Keahlian tertentu yang spesifik, atau suatu keahlian yang membedakan diri kita dengan orang lain, juga akan membantu meningkatkan kepercayaan diri kita. Apalagi ketika keahlian tersebut ternyata tidak dimiliki banyak orang. Kita ambil contoh di masyarakat (lagi). Misalkan di Rukun Tetangga ternyata membutuhkan seorang warga yang memiliki keahlian akuntansi, yakni pencatatan keuangan yang sangat dibutuhkan di kepengurusan RT tersebut. Padahal, tidak banyak warga di RT tersebut yang memilikinya. Nah, dengan sendirinya, keahlian akuntansi yang anda miliki akan meningkatkan kepercayaan diri anda di depan warga RT, terutama yang menyangkut pencatatan keuangan.

Bermental dan Bercitra Positif

Bangunlah kepercayaan diri anda dengan pikiran-pikiran positif. Ketika anda berpikir positif, tentu anda akan mereduksi rasa takut anda akan kegagalan. Ketika anda berpikir positif, tentu anda akan dapat fokus pada pencapaian tujuan anda. Dan ketika anda berpikir positif, anda akan merasa yakin, bahwa anda bisa!

Tentu saja, pikiran positif seperti di atas juga akan membantu anda meningkatkan rasa percaya diri anda.

Percaya Diri

Membangun hal-hal besar biasanya memang dimulai dari hal-hal kecil. Termasuk ketika kita bicara tentang kepercayaan diri. Kepercayaan diri yang besar, datang dari kepercayaan diri yang kecil-kecil. Bersikaplah percaya diri semenjak sekarang, mulai dari hal-hal kecil, dan pertahankan konsistensimu!

SEMOGA BERMANFAAT!!!

Categories: pendidikan · tentang apa pun

4 Metode Pengembangan Diri

November 15, 2008 · 1 Comment

Sebenarnya, seperti apa sih metode pengembangan diri yang paling baik itu? Saat ini sudah menjamur training-training semacam ESQ, Emotional Intelligence, SIAWARE, dan lain-lain. Tapi, berdasar pengalaman saya, ada 4 (empat cara) yang bisa kita lakukan untuk mengembangkan diri kita. Yakni : mendengar, membaca, menulis, dan berbicara.
Mendengar
Usahakan memiliki suatu forum sebagai tempat anda mendengar. Untuk siswa/mahasiswa, pastikan anda mendengar segala yang dikatakan guru/dosen dalam pertemuan tatap muka. Jika anda tidak lagi bersekolah/berkuliah, ikutilah satu atau lebih les-les tertentu, misal kursus bahasa, music, atau lainnya. Untuk yang muslim, khutbah jumat bisa menjadi salah satu forum mendengar ini. Tapi, sekali sepekan rasanya masih kurang. Secara kuantitas, angka 3- 4 dalam sepekan rasanya sudah cukup.

Membaca
Ukurlah kuantitas bacaan anda dalam periode tertentu. Misal : membaca slide presentasi 20-30 halaman sehari, membaca 1 bab dari buku nonfiksi setiap hari, atau menyelesaikan 5-6 buku bacaan dalam sebulan.
Selain itu, membaca tidak harus berarti membaca buku. Alam dan peristiwa sehari-hari sebenarnya dapat juga “dibaca”. Lakukan pemaknaan substansi pada hal-hal yang secara kita lihat secara langsung. Misalkan, kita mengkorelasikan isi pembicaraan seseorang dengan wawasan yang dimilikinya. Apakah pembicaraan itu tentang kuliner, seni atau teknologi, semua itu merefleksikan wawasan yang dimilikinya. Atau, kita mengkorelasikan kenaikan harga BBM dengan adanya kemungkinan penjajahan ekonomi oleh negara-negara adidaya.

Menulis
Buatlah tulisan secara rutin. Entah itu berupa menulis buku, artikel di Koran, atau (hanya) blog. Misalkan, 3 artikel sebulan, atau 2 buku dalam setahun, atau 10 postingan blog dalam sebulan. Maksudnya adalah, kita perlu menuangkan isi kepala kita dalam bentuk tulisan. Selain melatih kemampuan komunikasi lisan, kita sesungguhnya sedang membangun peradaban. Ya, harapannya adalah apa-apa yang kita tulis akan menjadi referensi / sejarah di masa depan. Untuk yang satu ini, berarti kita sudah “meninggalkan” sesuatu.

Berbicara
Usahakan memiliki forum rutin, tempat anda berbicara. Untuk guru atau dosen, pastinya sudah memiliki,’kan? Atau milikilah forum-forum rutin tempat anda berdiskusi. Misalkan, jadilah mentor dalam mentoring agama, atau biasakan mempresentasikan ide dalam rapat-rapat organisasi, atau jadilah trainer motivasi!

Keempat metode pengembangan diri di atas tentunya akan sangat membantu anda dalam mengembangkan kompetensi, terutama bila keempatnya difokuskan dalam topik-topik tertentu. Misalkan, sebagai manajer produksi dalam suatu perusahaan farmasi, anda menyimak presentasi dalam seminar-seminar tentang kemajuan pengembangan obat-obatan kanker, kemudian membaca majalah PHARMABIZ tentang prospek pemasaran obat-obatan kanker, selanjutnya anda menulis essai/membuat presentasi tentang kemungkinan perusahaan anda memproduksi obat-obatan kanker, selanjutnya anda tinggal mempresentasikannya dalam rapat rutin di perusahaan tempat anda bekerja. Keempat contoh metode tersebut tentu akan mengembangkan kompetensi diri anda dalam bidang manajerial produksi.

:-) Selamat mencoba!!!

Categories: knowledge · pendidikan

Sibuk..Sibuk..Sibuk..

November 13, 2008 · Leave a Comment

Duh, senangnya rileks sebentar dari rutinitas. Ahh… Padahal masih banyak kesibukan menanti. Kesibukan-kesibukan tanggung jawab, kesibukan-kesibukan mengejar cita-cita..

Melihat sekitar, semua orang masih sibuk dengan urusan masing-masing. Ada yang datang, tapi dengan segera pergi. Ada juga yang masih bekerja, bahkan tidak ingin diganggu : benar-benar sibuk tampaknya. :-)

Rileks sebentar ahh…

Categories: tentang apa pun